Ini Harapan Pengusaha Pribumi Indonesia Terhadap Joe Biden

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:31 WIB
loading...
A A A
Kebijakan ini tentu menjadi momentum bagi Indonesia dalam mempercepat pengembangan energi ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pemerintah yang menetapkan target pemanfaatan EBT sebanyak 23% dalam bauran energi nasional di tahun 2025.

Data Kementerian ESDM menyebutkan total pembangkit listrik EBT di Indonesia baru di kisaran kapasitas 10.400 megawat, masih butuh tambahan sebesar 19.000 MW untuk memenuhi target bauran EBT tahun 2025.

"Kebijakan Presiden Joe Biden di bidang energi ramah lingkungan, diharapkan menambah animo pengusaha AS untuk berivestasi di sektor energi baru dan terbarukan di Indonesia, karena kita memiliki potensi yang sangat besar. Di bidang energi panas bumi atau geothermal misalnya, kita memiliki potensi sebesar 23.965,5 MW, kapasitas terpasang hingga Desember 2020 baru sebesar 2.130,7 MW dari 16 Pembangkit Linstrik Tenaga Panas Bumi artinya masih besar peluangnya," tutur dia. ( Baca juga:Hari Ini Harga Emas Naik Tipis-Tipis: Dua Ribu Perak )

Dia juga menambahkan Indonesia merupakan negara kedua terbesar di dunia yang memiliki sumber panas bumi setelah AS. Di samping geothermal juga terbuka berinvestasi di sektor energi tenaga surya, tenaga bio-massa, bio-energi, dan air.

"Jadi untuk menarik investor AS tersebut pemerintah harus dapat membuat kebijakan yang menarik, baik dari sisi perizinan, stimulus maupun tarif tenaga listrik pembangkit EBT yang memiliki nilai ke ekonomian yang menarik bagi calon investor. Dengan hubungan bilateral yang sangat terjalin baik selama ini, peluang menarik investor di bidang energi EBT di era Presiden Joe Biden terbuka lebar dan harus dimanfaatkan maksimal," tandas dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved