Buum! Tiga Tahun Lagi Industri Pertahanan Indonesia Masuk 50 Besar

Kamis, 21 Januari 2021 - 13:22 WIB
loading...
Buum! Tiga Tahun Lagi...
Tank Medium buatan Pindad. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - GM Divisi Senjata PT Pindad , Yayat Ruyat, optimistis klaster industri pertahanan Indonesia punya potensi masuk dalam posisi 50 besar dunia di tahun 2024. Karena itu, menurut dia, dengan adanya holding akan membuat posisi Indonesia semakin kuat. ( Baca juga:Jadi Bisnis Menggiurkan, Ini Deretan Pesawat Militer Termahal di Dunia )

"Di tahun 2020 posisi industri pertahanan Indonesia minimal sudah masuk top 100 dunia. Nanti di 2024 Indonesia bisa masuk top 70 dunia, bahkan hingga top 50 dunia bila kita optimistis," ujar Yayat saat Deklarasi Asosiasi Profesi Produktivitas Indonesia, (APRODI) di Jakarta, Kamis (21/1).

Dia menjelaskan industri pertahanan tidak terkena dampak pandemi Covid-19 secara langsung. Menurutnya, dampak pandemi tidak terlalu besar karena industri pertahanan tidak berkaitan langsung dengan pergerakan masyarakat.

"Sehingga industri pertahanan relatif stabil," katanya. ( Baca juga:Disuruh Beli Kopi oleh Pria Berpakaian ala TNI, Pemuda Ini Harus Kehilangan Motor Sport )

Sejak pertengahan tahun lalu, Kementerian Pertahanan telah melakukan sosialisasi pembentukan Holding BUMN Industri Pertahanan yang diikuti BUMN Industri Strategis, yakni PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT LEN, PT Dahana dan PT PAL Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
BTN Siapkan Plafon Pembiayaan...
BTN Siapkan Plafon Pembiayaan Rp4,5 Triliun ke Holding Danareksa
Waskita Bocorkan Rencana...
Waskita Bocorkan Rencana Peleburan 2 BUMN Karya, Rampung Maksimal 2026
FSPPB Dukung Penggabungan...
FSPPB Dukung Penggabungan Anak Usaha Pertamina, Model Holding Dinilai Tak Efisien
India-Pakistan Saling...
India-Pakistan Saling Serang, Nilai Perusahaan Pertahanan Terangkat Lebih dari Rp82,3 T
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Rekomendasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved