Survei 53% Usia Produktif Butuh Pekerjaan Sampai ke Telinga Erick Thohir
Jum'at, 22 Januari 2021 - 20:59 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dari survei yang baru keluar terungkap bahwa 53% tenaga kerja baru yang membutuhkan pekerjaan berasal dari usia produktif antara 18-30 tahun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat, sebanyak 53% tenaga kerja baru yang membutuhkan pekerjaan. Presentasi tersebut berasal dari usia produktif antara 18-30 tahun.
"Masih banyak (masyarakat) memerlukan pekerjaan . Dari survei hari ini yang baru saja keluar, berdasarkan data-data 53 persen adalah usia kurang lebih 18-30 yang sangat produktif,” ujar Erick dalam Webinar, Jumat (22/1/2021).
Di lain sisi, selama pandemi Covid-19 berlangsung pemerintah juga mencatat adanya penambahan angka pengangguran di Indonesia. Jumlah itu, terdiri dari 3,5 juta karyawan sejumlah perusahaan yang dirumahkan. "Banyak yang kehilangan lapangan kerja. Sekarang yang dirumahkan terus bertambah ada 3,5 juta," kata dia.
Baca Juga: UU Cipta Kerja Dibutuhkan untuk Percepatan Penciptaan Lapangan Kerja Meningkatnya tingkat pengangguran di Tanah Air pun menjadi konsentrasi pemerintah. Mantan Bos Inter Milan Itu menyebut, rumusan program-program baru pemerintah pun diarahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Pemerintah, kata dia, akan menghindari persoalan birokrasi yang berbelit-belit dan berkepanjangan. Karena hal itu memperlambat program pengentasan pengangguran itu sendiri.
"Masih banyak (masyarakat) memerlukan pekerjaan . Dari survei hari ini yang baru saja keluar, berdasarkan data-data 53 persen adalah usia kurang lebih 18-30 yang sangat produktif,” ujar Erick dalam Webinar, Jumat (22/1/2021).
Di lain sisi, selama pandemi Covid-19 berlangsung pemerintah juga mencatat adanya penambahan angka pengangguran di Indonesia. Jumlah itu, terdiri dari 3,5 juta karyawan sejumlah perusahaan yang dirumahkan. "Banyak yang kehilangan lapangan kerja. Sekarang yang dirumahkan terus bertambah ada 3,5 juta," kata dia.
Baca Juga: UU Cipta Kerja Dibutuhkan untuk Percepatan Penciptaan Lapangan Kerja Meningkatnya tingkat pengangguran di Tanah Air pun menjadi konsentrasi pemerintah. Mantan Bos Inter Milan Itu menyebut, rumusan program-program baru pemerintah pun diarahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Pemerintah, kata dia, akan menghindari persoalan birokrasi yang berbelit-belit dan berkepanjangan. Karena hal itu memperlambat program pengentasan pengangguran itu sendiri.
Lihat Juga :