Negara Pasifik Berpaling ke China untuk Selamatkan Ekonomi
Senin, 25 Januari 2021 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Jangkauan China yang berkembang di kawasan itu meresahkan Amerika Serikat dan sekutunya, yang telah menjadi kekuatan dominan di Pasifik sejak Perang Dunia II.
Meskipun kecil, negara-negara Pasifik memiliki pelabuhan strategis dan jalur udara serta mengendalikan sebagian besar lautan kaya sumber daya. Mereka juga mewakili pemungutan suara di beberapa forum internasional.
"China sangat bersedia meminjamkan uang kepada negara kepulauan Pasifik mana pun. Meski Australia dan Selandia Baru telah mendorong pulau-pulau tersebut untuk melihatnya terlebih dahulu, jauh lebih mudah mendapatkan uang dari China," kata Presiden Kamar Dagang Kepulauan Cook Fletcher Melvin, yang dikutip Reuters, Senin (25/1/2021).
Kepulauan Cook memiliki perjanjian asosiasi bebas dengan Selandia Baru dan kewarganegaraan bersama, meskipun itu adalah negaranya sendiri. Hampir sepertiga dari utang luar negeri Kepulauan Cook sebesar 215 juta dolar Selandia Baru (USD153,2 juta) sekarang berada pada badan terkait Beijing, AIIB dan Bank Exim China, naik dari 16% sebelum pandemi.
Kepulauan Cook mengharapkan pinjaman tambahan sebesar 71,2 juta dolar Selandia Baru (USD50,74 juta) selama tiga tahun ke depan untuk menutupi kekurangannya.
Baca Juga: Pentagon: AS Akan 'Lebih Tegas' Melawan China di Pasifik
Meskipun kecil, negara-negara Pasifik memiliki pelabuhan strategis dan jalur udara serta mengendalikan sebagian besar lautan kaya sumber daya. Mereka juga mewakili pemungutan suara di beberapa forum internasional.
"China sangat bersedia meminjamkan uang kepada negara kepulauan Pasifik mana pun. Meski Australia dan Selandia Baru telah mendorong pulau-pulau tersebut untuk melihatnya terlebih dahulu, jauh lebih mudah mendapatkan uang dari China," kata Presiden Kamar Dagang Kepulauan Cook Fletcher Melvin, yang dikutip Reuters, Senin (25/1/2021).
Kepulauan Cook memiliki perjanjian asosiasi bebas dengan Selandia Baru dan kewarganegaraan bersama, meskipun itu adalah negaranya sendiri. Hampir sepertiga dari utang luar negeri Kepulauan Cook sebesar 215 juta dolar Selandia Baru (USD153,2 juta) sekarang berada pada badan terkait Beijing, AIIB dan Bank Exim China, naik dari 16% sebelum pandemi.
Kepulauan Cook mengharapkan pinjaman tambahan sebesar 71,2 juta dolar Selandia Baru (USD50,74 juta) selama tiga tahun ke depan untuk menutupi kekurangannya.
Baca Juga: Pentagon: AS Akan 'Lebih Tegas' Melawan China di Pasifik
Lihat Juga :