Oversupply Listrik, Proyek 35.000 MW Perlu Ditinjau Ulang

Senin, 25 Januari 2021 - 16:10 WIB
loading...
Oversupply Listrik,...
Pasokan listrik diperkirakan bakal berlebih, sehingga proyek 35.000 MW perlu ditinjau ulang. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, proyek 35.000 Megawatt (MW) perlu ditinjau kembali pembangunannya. Pasalnya, menurut dia Indonesia bakal mengalami oversupply atau kelebihan pasokan listrik .

Dia mencatat, saat ini ada sekitar 7,5 GW pembangkit yang sedang dalam tahapan negosiasi, lelang dan perencanaan. Jika proyek-proyek tersebut bisa tunda atau menghentikan maka bisa menghindari kondisi oversupply pada 2-3 tahun yang akan datang.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Tak Capai 7 Persen, Listrik Oversupply

"Solusi yang efektif tentunya, pertama yang harus segera diseimbangkan pasokannya dulu karena kita mengalami oversupply. Maka koreksi 35.000 MW perlu dilakukan," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Senin (25/1/2021).

Dia melanjutkan, opsi lain yang bisa dilakukan dengan mendorong pembangunan pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Pembangunan PLTU diganti dengan pembangkit EBT.

"7,5 GW ini cukup lumayan kalau dibangun mulai dari tahun 2023 sampai tahun 2025. Kemudian kita memastikan dua hal, yaitu kondisi oversupply bisa dicegah atau bisa dibangunan kapitas EBT. Ini sekaligus memenuhi target bauran energi 23%," ungkapnya.

Fabby menambahkan, permintaan listrik di dalam negeri juga harus ditingkatkan untuk mengatasi kelebihan pasokan. Seperti diketahui, konsumsi listrik mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Aktivitas ekonomi mengalami perlambatan sehingga berdampak pada permintaan listrik.

Baca Juga: PSBB Jawa-Bali Diperketat, PLN Jamin Pasokan Listrik Aman

Konsumsi listrik diharapkan meningkat seiring pertumbuhan ekonomi. "Ekonomi tahun ini kita tidak tahu akan pulih seperti apa. Kalaupun pulih, apakah pemulihannya cepat atau kemudian implikasinya pada pertumbuhan listrik seperti apa kita masih belum tahu. Artinya, ada risiko di mana 2-3 tahun mendatang setelah Covid selesai, pertumbuhan ekonomi kita tidak pulih dengan cepat," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN All Out Jaga Listrik...
PLN All Out Jaga Listrik Lebaran 2026, 72 Ribu Personel dan Ribuan SPKLU Disiagakan di Jalur Mudik
PLN Pastikan Listrik-SPKLU...
PLN Pastikan Listrik-SPKLU Aman saat Malam Takbir dan Lebaran di Titil Vital
Pasokan Energi Primer...
Pasokan Energi Primer Aman, Listrik Selama Ramadan dan Lebaran Dipastikan Andal
PLN EPI Perkuat Koordinasi...
PLN EPI Perkuat Koordinasi Pengadaan Batu Bara untuk Keandalan Pasokan Listrik
Cadangan Batubara Pembangkit...
Cadangan Batubara Pembangkit PLN Capai 19 Hari, Dijamin Aman Sambut Lebaran 2026
Listrik Tempat Usaha...
Listrik Tempat Usaha Tak Lagi Cukup? Cek Cara Mudah dan Cepat Tambah Daya
DPR: Blackout Sumatera...
DPR: Blackout Sumatera Dipicu Putusnya Kabel Transmisi, Bukan Sabotase
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Masyarakat Aceh Kembali...
Masyarakat Aceh Kembali Nikmati Listrik, Pengamat: Kalau Tunggu Kondisi Aman, Perpanjang Pemadaman
Rekomendasi
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Berita Terkini
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved