Menaker Siapkan Sembilan Jurus Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Selasa, 26 Januari 2021 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Pada Agustus 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 29,12 juta penduduk usia kerja terdampak
pandemi covid 19. Adapun jumlah pengangguran pada Agustus 2020 mencapai 9,77 juta orang, meningkat secara siginifikan dibanding sebelum pandemi.
"Banyak dari pengangguran tersebut yang membutuhkan peningkatan kompetensi agar bisa kembali ke dunia kerja yang telah berubah akibat pandemi. Selain itu, revolusi industri 4.0 yang salah satu dampaknya adalah proses otomasi industri juga telah menimbulkan disrupsi di sektor ketenagakerjaan," terang Ida.
Baca juga: Wakili Kadin, Himsataki Bantu Ciptakan Lapangan Kerja untuk PMI
McKinsey melalui penelitiannya memperkirakan ke depannya akan ada 23 juta pekerjaan hilang, dan akan ada 27-46 juta pekerjaan baru yang akan tumbuh. "Untuk mengantisipasi tumbuhnya pekerjaan dan kompetensi baru tersebut tentunya membutuhkan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi yang mumpuni," tambahnya.
Untuk itu, Kemnaker melaksanakan 9 lompatan besar sebagai upaya untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan. "Sembilan lompatan tersebut antara lain reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, transformasi BLK, link and match ketenagakerjaan, transformasi kewirausahaan, pengembangan talenta muda, perluasan penempatan PMI, visi baru hubungan industrial, dan reformasi pengawasan," jelas Ida.
pandemi covid 19. Adapun jumlah pengangguran pada Agustus 2020 mencapai 9,77 juta orang, meningkat secara siginifikan dibanding sebelum pandemi.
"Banyak dari pengangguran tersebut yang membutuhkan peningkatan kompetensi agar bisa kembali ke dunia kerja yang telah berubah akibat pandemi. Selain itu, revolusi industri 4.0 yang salah satu dampaknya adalah proses otomasi industri juga telah menimbulkan disrupsi di sektor ketenagakerjaan," terang Ida.
Baca juga: Wakili Kadin, Himsataki Bantu Ciptakan Lapangan Kerja untuk PMI
McKinsey melalui penelitiannya memperkirakan ke depannya akan ada 23 juta pekerjaan hilang, dan akan ada 27-46 juta pekerjaan baru yang akan tumbuh. "Untuk mengantisipasi tumbuhnya pekerjaan dan kompetensi baru tersebut tentunya membutuhkan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi yang mumpuni," tambahnya.
Untuk itu, Kemnaker melaksanakan 9 lompatan besar sebagai upaya untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan. "Sembilan lompatan tersebut antara lain reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, transformasi BLK, link and match ketenagakerjaan, transformasi kewirausahaan, pengembangan talenta muda, perluasan penempatan PMI, visi baru hubungan industrial, dan reformasi pengawasan," jelas Ida.
Lihat Juga :