RI-AS Bakal Makin Mesra, Kerja Sama Ekonomi Hijau hingga Pertahanan Jadi Prioritas

Rabu, 27 Januari 2021 - 07:53 WIB
loading...
RI-AS Bakal Makin Mesra,...
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi mengatakan, bahwa Indonesia akan terus memperkokoh kemitraan strategis antara RI dan Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden AS yang baru, Joe Biden. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi mengatakan, bahwa Indonesia akan terus memperkokoh kemitraan strategis antara RI dan Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden AS yang baru, Joe Biden.

“Khusus mengenai hub bilateral, Indonesia berharap kita dapat terus memperkokoh kemitraan strategis dengan Amerika Serikat,” kata Retno dengan menampilkan foto Presiden Jokowi tengah berjabat tangan dengan Joe Biden dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Joe Biden Presiden AS Disambut Antusias Perry Warjiyo, Dana Asing Bakal Mengucur Deras

Retno memaparkan, terdapat beberapa prioritas kerja sama yang ingin dikedepankan Indonesia. Di antaranya, kerja sama ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan yang saling menguntungkan.

Hal ini merupakan salah satu prioritas dan akan terus dijajaki, terutama dengan kemungkinan kedua negara memiliki limited trade deal. “Dan mendorong investasi Amerika Serikat di sektor infrastruktur, konektivitas, dan energi terbarukan,” terangnya.

Kemudian, sambung Retno, penguatan kerja sama kesehatan juga merupakan prioritas lainnya. Selain itu, kerja sama terkait pertahanan dan keamanan lintas batas dalam menghadapi berbagai macam ancaman.

“Serta pemajuan nilai-nilai bersama dan kerja sama pendidikan juga merupakan prioritas yang akan dikedepankan,” sambung Retno.

Baca Juga: China Bikin Joe Biden Murka di Hari Pelantikan

Selain itu, kata Retno, pembangunan tata ekonomi dunia yang kokoh dan berkelanjutan, Indonesia berpandangan bahwa peran AS sangat diharapkan dalam mendorong sistem perdagangan dunia yang terbuka, berkedilan dan saling menguntungkan.

Begitu juga dalam konteks kemajuan ekonomi hijau dan agenda Sustainable Development Goals atau yang disebut SDGs 2030.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
IBCSD Dorong Percepatan...
IBCSD Dorong Percepatan Investasi Iklim untuk Dekarbonisasi Industri melalui Forum Bisnis
Indonesia-Korsel Garap...
Indonesia-Korsel Garap Kerja Sama Migas, Incar Sumber Daya di Laut Lepas
Ekspansi Green Economy...
Ekspansi Green Economy dan Bursa Karbon Dorong Kinerja MUTU Tumbuh Solid
Bukan 19%, Menko Airlangga...
Bukan 19%, Menko Airlangga Pastikan Tarif Dagang ke AS Jadi 15 Persen
Pemerintah Bakal Bikin...
Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru Buntut Tarif AS, Berikut Isinya
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Rekomendasi
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
Apple-Hyundai Sepakat...
Apple-Hyundai Sepakat Kerja Sama, Apple Car Makin Nyata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved