Perintah Jokowi: Geber Vaksinasi Massal Secepat-cepatnya!

Rabu, 27 Januari 2021 - 14:39 WIB
loading...
A A A
"Vaksin Covid-19 yang sudah dipesan termasuk yang lagi proses negosiasi ada 438 juta dosis dan jika kita mendapat pasokan penuh dari GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization) kemungkinan kita akan memiliki 663 juta dosis," ujar Honesti beberapa waktu lalu.

Manajemen produsen farmasi plat merah itu mencatat, akan ada 142 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku yang akan tiba secara bertahap di Tanah Air. Bahan baku tersebut akan diproduksi secara mandiri oleh Bio Farma, di mana ditargetkan dalam satu hari perseroan bisa memproduksi 1 juta dosis vaksin.

Baca Juga: Sebanyak 161.959 Tenaga Kesehatan Sudah Divaksinasi Covid-19

Dalam kerja sama multilateral dengan Novavax Inc, kata Honesti, perusahaan pengembangan vaksin asal Amerika Serikat (AS) itu akan menyediakan 50 juta dosis vaksin. Bahkan, diperkirakan ada penambahan 80 juta dosis vaksin. Penambahan dilakukan berdasarkan perjanjian antara pemerintah Indonesia dan Novavax Inc.

Tak hanya itu, GAVI dan COVAX juga akan mengirimkan 54 juta dosis vaksin kepada Indonesia. Angka tersebut berdasarkan komitmen kerja sama kedua pihak melalui World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia. Jumlah itu pun akan diperkirakan naik hingga 108 juta dosis. Sedangkan hasil kerja sama dengan AstraZeneca, Indonesia juga akan memperoleh 50 juta dosis vaksin. Meski begitu, pemerintah berupaya mengajukan tambahan 50 juta dosis. Dan terakhir, vaksin Covid-19 hasil produksi Pfizer. Perusahaan ini akan menyetok 50 juta dosis.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Jabat Dewan Penasihat,...
Jabat Dewan Penasihat, Jokowi Pidato di Bloomberg Economy Forum Hari Ini
Jokowi Sebut Whoosh...
Jokowi Sebut Whoosh Bukan Cari Laba, Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
Prabowo: Cita-cita Hilirisasi...
Prabowo: Cita-cita Hilirisasi Muncul di Era Bung Karno Dieksekusi Jokowi
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Rekomendasi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved