Wow! Utang BUMN hingga 2020 Capai Rp1.682 Triliun
Kamis, 28 Januari 2021 - 23:22 WIB
loading...
A
A
A
"Covid memang secara signifikan memengaruhi seluruh perusahaan tak kecuali BUMN, pertumbuhan utang BUMN selama 5 tahun terakhir," kata Tiko.
Baca Juga: Utang BUMN Selangit, Netizen: Buat Bancakan Belatung Busuk
Dari segi pendapatan (growth revenue), BUMN sektor energi yang paling terdampak pandemi. Itu karena konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik selama 9 bulan lalu menurun drastis.
"Dan kalau kita lihat growth revenue di mana yang paling berdampak sektor energi, di mana konsumsi dari pada BBM dan listrik selama 9 bulan lalu karena Covid-19 ini membuat demand dan pembelian energi menurun drastis," katanya.
Sementara revenue BUMN karya juga mengalami perlambatan sebab terjadinya perlambatan pembangunan infrastruktur fisik. Hal itu membuat pendapatan perusahaan-perusahaan karya menurun. "Dan pada sektor tourism pendukung termasuk airport. Garuda, hotel ITDC yang terdampak signifikan pandemi Covid-19," tutur dia.
Baca Juga: Utang BUMN Selangit, Netizen: Buat Bancakan Belatung Busuk
Dari segi pendapatan (growth revenue), BUMN sektor energi yang paling terdampak pandemi. Itu karena konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik selama 9 bulan lalu menurun drastis.
"Dan kalau kita lihat growth revenue di mana yang paling berdampak sektor energi, di mana konsumsi dari pada BBM dan listrik selama 9 bulan lalu karena Covid-19 ini membuat demand dan pembelian energi menurun drastis," katanya.
Sementara revenue BUMN karya juga mengalami perlambatan sebab terjadinya perlambatan pembangunan infrastruktur fisik. Hal itu membuat pendapatan perusahaan-perusahaan karya menurun. "Dan pada sektor tourism pendukung termasuk airport. Garuda, hotel ITDC yang terdampak signifikan pandemi Covid-19," tutur dia.
(akr)
Lihat Juga :