Anggaran Kemendag & BKPM Kena Potong Sri Mulyani, Buat Apa?

Rabu, 03 Februari 2021 - 21:35 WIB
loading...
Anggaran Kemendag &...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) ikut terimbas pemotongan anggaran tahun ini untuk penanganan wabah corona. Pemotongan anggaran dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani melalui Surat Nomor S-30/MK.02/2021 Tanggal 12 Januari 2021 perihal refocusing dan relokasi Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2021.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan pagu anggaran sebelumnya kemendag mendapatkan anggaran sebesar Rp3,02 triliun. Namun, anggaran tersebut dipotong sebesar Rp 91,57 miliar. "Kemendag diminta efocusing sebesar Rp91,57 miliar. Sehingga alokasi anggaran Kemendag menjadi sebesar Rp2,93 triliun," jelas Lutfi saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: SWF Dana Abadi RI Buat Backup APBN

Lutfi merinci ada sejumlah direktorat dilakukan refocusing, seperti Sekretariat Jenderal refocusing Rp 10,7 miliar, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perdagangan Dalam Negeri refocusing Rp35 miliar, Ditjen Perdagangan Luar Negeri di refocusing Rp 9 miliar, Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional refocusing Rp 7,5 miliar, Inspektorat Jenderal Refocusing Rp 3,5 miliar dan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional di refocusing Rp 8,5 miliar.

Selain itu, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) juga di refocusing Rp 5 miliar, Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) di refocusing Rp 3 miliar, dan terakhir Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN ) di refocusing Rp 10 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Temukan Dugaan Manipulasi...
Temukan Dugaan Manipulasi Sistem, Purbaya Potong Anggaran Lembaga/Kementerian
Kementerian PU Digeledah,...
Kementerian PU Digeledah, Menteri Dody Tegaskan Setiap Rupiah Dipakai Transparan dan Akuntabel
Soal Anggaran Jumbo,...
Soal Anggaran Jumbo, Kepala BGN Dadan Hindayana: Kami Miliki Rp335 Triliun Tak Benar
Purbaya Matangkan Skenario...
Purbaya Matangkan Skenario Efisiensi, Anggaran Kementerian Dipotong Besar-besaran
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Cegah Kebocoran Anggaran,...
Cegah Kebocoran Anggaran, Kementrans Bakal Replikasi Sistem Pengawasan Digital Komdigi
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Rekomendasi
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved