Bos BSI: Tidak Ada PHK Karyawan Bank BRI, Mandiri & BNI Syariah

Kamis, 04 Februari 2021 - 22:48 WIB
loading...
Bos BSI: Tidak Ada PHK...
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
A A A
JAKARTA - Keberhasilan merger tiga bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak akan diikuti PHK karyawan. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengakui dari hasil merger tersebut kini BSI memiliki sekitar 20 ribu karyawan yang berarti ini cukup besar. Mayoritas dari jumlah tersebut tersebar di kantor cabang dan wilayah. Namun Hery memastikan tidak akan melakukan pengurangan atau bahkan pemecatan karyawan imbas penggabungan bank-bank ini.

"Kami tidak akan mengurangi karyawan. Jaringan kantor cabang kami yang sebelumnya saling berhadapan bahkan ada yang adu tembok akan direlokasi," ujar Hery dalam siaran live Wajah Baru Bank Syariah di Inews TV di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Baca Juga: Simak! Jurus Bos BSI Menekan Cost of Fund hingga 2%

Menurut Hery pihaknya tetap akan membutuhkan SDM untuk mengisi blank spot atau kekosongan jaringan layanan Bank Syariah. "Ada banyak area yang belum terlayani. Sehingga kantor cabang akan direlokasi dan SDM tidak dipecat," katanya.

Sementara SDM di kantor pusat juga dilakukan hal yang sama yaitu memenuhi kebutuhan SDM di posisi baru. "Misalnya akan ada jabatan baru seperti Chief Economist dan Investor Relation. Mereka akan mengisi pos jabatan baru tersebut," jelasnya.

Baca Juga: Gaet Milenial, BSI Bakal Terapkan Konsep Bank Digital

Hery menegaskan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja para karyawan yang sebelumnya merupakan tiga bank yang dimerger. Bank tersebut adalah PT Bank BRI Syariah (Tbk), PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Ketua Umum Perbanas...
Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
BTN Resmi Lepas UUS...
BTN Resmi Lepas UUS Jadi Bank Syariah Nasional, Bagaimana Nasib Karyawannya?
Dapat Duit Rp10 Triliun...
Dapat Duit Rp10 Triliun dari Purbaya, Dirut BSI: Sebentar Lagi Juga Habis
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Rekomendasi
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved