Pemerintah Tolong Pancing Orang Kaya Belanja Produk Mahal

Jum'at, 05 Februari 2021 - 15:22 WIB
loading...
Pemerintah Tolong Pancing...
Ilustrasi mal di Jakarta. Foto/Dok SINDOphoto/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Kepala Ekonom BCA David Sumual mendesak pemerintah untuk memancing belanja masyarakat golongan menengah ke atas. Golongan mampu ini harus didorong belanja barang lebih mahal yang masuk kategori durable goods atau produk yang tahan lama.

Hal ini penting mengingat saat ini konsumsi masyarakat masih didominasi oleh belanja kebutuhan sehari-hari. Belanja bahan pokok dan primer ini relatif kecil dan tidak cukup kuat mengangkat pertumbuhan ekonomi nasional.

(Baca juga: Ekonomi RI Minus 2,07% di 2020, Terparah Setelah Krismon 98 )

"Harus ada sektor prioritas untuk memancing belanja barang menengah atas. Misalnya untuk kebutuhan telekomunikasi, pendidikan, dan kesehatan. Karena akan ada dampak multiplier effect yang bisa muncul dibandingkan belanja kebutuhan pokok," ujar David dalam siaran live Market Review di IDX Channel di Jakarta, Jumat (5/2/2021).

Dia menilai, saat ini tantangan perekonomian nasional adalah mobilitas masyarakat yang masih tertahan kebijakan PPKM. Walaupun tidak seketat PSBB di awal pandemi tahun lalu, tapi ini tetap menahan minat belanja masyarakat. Sedangkan konsumsi masyarakat masih mendominasi di atas 50% menggerakkan mesin perekonomian Indonesia.

"Jadi ekonomi nasional di kuartal pertama 2021 masih akan negatif. Karena dalam kondisi normal sebelumnya di kuartal pertama memang rendah. Kemungkinannya di kuartal kedua dan selanjutnya baru akan positif," katanya.

(Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Negatif jadi Alarm Depresi di 2021 )

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2020 tercatat -2,19% (yoy) atau -2,07% secara full year 2020.

Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira memandang kinerja ekonomi di akhir 2020 menunjukkan kegagalan pemerintah dalam mengendalikan pandemi sehingga masyarakat masih menahan untuk berbelanja. Kelompok pengeluaran menengah dan atas berperan hingga 83% dari total konsumsi nasional.

"Untuk memulihkan permintaan kelompok ini kuncinya adalah penanganan pandemi. Hal ini yang tidak dijalankan dengan baik oleh pemerintah," sebutnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved