Hotel Dijual di Lapak Online, PHRI: Cash flow Memang Sudah Parah

Jum'at, 05 Februari 2021 - 18:24 WIB
loading...
Hotel Dijual di Lapak...
Beredar kabar bahwa sejumlah hotel mewah berbintang di wilayah DKI Jakarta dijual di situs jual-beli online. Mencari kebenaran soal kabar itu, PHRI mengatakan, bahwa kondisi keuangan hotel sudah sangat parah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Belakangan ini beredar kabar bahwa sejumlah hotel mewah berbintang di wilayah DKI Jakarta dijual di sebuah situs jual-beli online. Mencari kebenaran soal kabar itu, Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) , Sutrisno Iwantono mengatakan, bahwa kondisi keuangan hotel sudah sangat parah.

Baca Juga: Ekonomi Tak Kunjung Membaik, PHRI Jabar Sebut Ratusan Hotel Terancam Bangkrut Pasalnya okupansi hotel masih berkisar 20% di masa pandemi. Hal ini disebabkan industri perhotelan di Jakarta sudah tidak berdaya lagi akibat terhantam badai pandemi Covid-19.

"Cash flow memang sudah parah. Jadi ada yang memang mendekati tutup, ya itu mungkin saja," kata Sutrisno dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021)

Ia menjelaskan, terkait penjualan hotel di situs jual beli online, pihaknya tidak mengetahui secara pasti. Sebab, tidak ada keharusan para anggota PHRI untuk melaporkan jika ingin menjual hotel.

"Ini masalah cash flow, jadi mereka tidak terlalu terbuka. Jika mau cek bisa langsung ke hotelnya saja. Kan ada nomer di situs itu" terangnya.

Baca Juga: Lockdown Akhir Pekan, Bisnis Hotel Tinggal Nunggu Sekarat

Sambung Sutrisno menerangkan, sebenarnya dengan okupansi 20% tidak bisa membantu keuangan pelaku usaha hotel. Dibuka hotel yang ada saat ini menjadi cara agar tidak memperbesar kerugian.

"Sebenarnya hotel buka itu, bukan hotel baik baik saja. Jadi buka itu untuk meminimalisir kerugian yang ada. Kalo sampai ditutup kerugian lebih banyak," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Hadirkan Pengalaman...
Hadirkan Pengalaman Digital, Minor Hotels Perkenalkan Platform Data dan AI Global
Masa Pajak Maret 2026,...
Masa Pajak Maret 2026, Wajib Pajak Restoran dan Hotel di Jakarta Dapat Keringanan 20%
Pajak Hotel di DKI Jakarta...
Pajak Hotel di DKI Jakarta Berlaku Terbatas, Ini Penjelasannya
Green Tourism, PHG Pimpin...
Green Tourism, PHG Pimpin Transisi Hotel Ramah Lingkungan dengan Dukungan ADB
Serunya BBQ, Pasta dan...
Serunya BBQ, Pasta dan Live Music Tepi Kolam Temani Malam Akhir Pekan di Jakarta
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
Menikmati Akhir Pekan...
Menikmati Akhir Pekan Romantis di Karawang, dari Ofuro Hingga Kuliner Khas Jepang
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved