Joss! Sumur ST-200 Pertamina EP Sangatta Hasilkan Minyak 415 Bph
Senin, 08 Februari 2021 - 12:25 WIB
loading...
Sumur ST-200 di Dusun Topo Indah, Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, pada akhir pengeboran 30 Januari 2021 mencatat produksi minyak sebesar 415 bph. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina EP Asset 5 Sanggata Field (PEP) mencatat produksi minyak sebesar 415 barel per hari (bph) dari sumur ST-200 pada akhir pengeboran 30 Januari 2021. Produksi tersebut tiga kali lipat lebih tinggi dari angka prediksi dari sumur yang ditajak pada 28 Desember 2020.
Sangatta Field Manager Hanif Setiawan mengatakan, keberhasilan produksi sumur ST-200 merupakan kerja keras berbagai pihak yang saling bersinergi antara PEP Sangatta, mitra kerja, PDSI, pemerintah daerah dan warga masyarakat.
Baca Juga: Tutup Tahun 2020, Pertamina EP Sukses Bor Step Out BBS-STO.01 di Subang Field
"Keberhasilan ST-200 menjadi bukti bahwa dengan sinergi antar lini termasuk dengan pemangku kepentingan dan menjalankan bisnis operasi yang tidak biasa dengan mengadaptasi situasi pandemi melalui protokol Covid-19 yang baik bukan hanya memberikan tambahan produksi migas, tetapi lebih dari itu keselamatan dan kesehatan tetap terjaga," ujar Hanif, Senin (8/2/2021).
Pengeboran sumur ST-200 yang berada Dusun Topo Indah, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur dilakukan hingga kedalaman akhir 2.203 meter Measure Depth (mMD)/2.076 meter True Vertical Depth (mTVD). Pengeboran menggunakan rig 22.2 / OW700-M milik Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).
Sangatta Field Manager Hanif Setiawan mengatakan, keberhasilan produksi sumur ST-200 merupakan kerja keras berbagai pihak yang saling bersinergi antara PEP Sangatta, mitra kerja, PDSI, pemerintah daerah dan warga masyarakat.
Baca Juga: Tutup Tahun 2020, Pertamina EP Sukses Bor Step Out BBS-STO.01 di Subang Field
"Keberhasilan ST-200 menjadi bukti bahwa dengan sinergi antar lini termasuk dengan pemangku kepentingan dan menjalankan bisnis operasi yang tidak biasa dengan mengadaptasi situasi pandemi melalui protokol Covid-19 yang baik bukan hanya memberikan tambahan produksi migas, tetapi lebih dari itu keselamatan dan kesehatan tetap terjaga," ujar Hanif, Senin (8/2/2021).
Pengeboran sumur ST-200 yang berada Dusun Topo Indah, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur dilakukan hingga kedalaman akhir 2.203 meter Measure Depth (mMD)/2.076 meter True Vertical Depth (mTVD). Pengeboran menggunakan rig 22.2 / OW700-M milik Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).
Lihat Juga :