Kemendag Targetkan 11 Perjanjian Dagang Internasional
Selasa, 09 Februari 2021 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
Jerry menuturkan, perjanjian dagang yang telah disepakati perlu disosialisasikan secara maksimal karena akan mendorong ekspor produk Indonesia ke pasar luar negeri. Menurut dia, saat ini sosialisasi belum maksimal sehingga manfaatnya belum dirasakan pelaku usaha.
"Ini harus disampaikan ke publik apa saja manfaatnya sehingga bisa dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Sosialisasi harus lebih intensif dan aktif bahwa perjanjian dagang ini memiliki manfaat yang sangat banyak," ungkapnya. ( Baca juga:Pasukan Khusus Israel Buru Penyerbu Markas Jet Tempur Siluman F-35 )
Adapun 11 perjanjian dagang yang ditargetkan selesai tahun ini, antara lain Indonesia-European Union CEPA, Indonesia-Turkey CEPA, Indonesia-Pakistan TIGA (upgrading from PTA), Indonesia-Bangladesh PTA, Indonesia-Tunisia PTA, Indonesia-Iran PTA.
Selanjutnya, Indonesia-Mauritius PTA, Indonesia-Morocco PTA, ASEAN Economic Community (AEC), review ASEAN-India FTA (AIFTA), dan review ASEAN-Australia-New Zealand FTA.
"Ini harus disampaikan ke publik apa saja manfaatnya sehingga bisa dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Sosialisasi harus lebih intensif dan aktif bahwa perjanjian dagang ini memiliki manfaat yang sangat banyak," ungkapnya. ( Baca juga:Pasukan Khusus Israel Buru Penyerbu Markas Jet Tempur Siluman F-35 )
Adapun 11 perjanjian dagang yang ditargetkan selesai tahun ini, antara lain Indonesia-European Union CEPA, Indonesia-Turkey CEPA, Indonesia-Pakistan TIGA (upgrading from PTA), Indonesia-Bangladesh PTA, Indonesia-Tunisia PTA, Indonesia-Iran PTA.
Selanjutnya, Indonesia-Mauritius PTA, Indonesia-Morocco PTA, ASEAN Economic Community (AEC), review ASEAN-India FTA (AIFTA), dan review ASEAN-Australia-New Zealand FTA.
(uka)
Lihat Juga :