Berkat BTN, Bisnis Properti Sulsel Tangguh di Masa Pandemi
Selasa, 09 Februari 2021 - 19:06 WIB
loading...
Warga membuka situs www.btnproperti.co.id di rumahnya yang berada di perumahan subsidi Bumi Sudiang Permai, Makassar. Layanan digital BTN Property memudahakan warga mencari rumah impian, bahkan di tengah pandemi. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Entah seperti apa nasib bisnis properti milik Abdul Salam sebagai Komisaris Utama PT. Sanusi Karsa Tama sepanjang setahun terakhir di masa pandemi jika tak ditopang oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN) , khususnya BTN Wilayah V Kalimantan Sulampua .
Kanwil V meliputi lingkup kerja Kantor Wilayah Makassar, Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, Gorontalo, Jayapura, Kedari, Makassar, Manado, Palu, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya dan Ternate.
Baca juga: Bantuan Penyediaan Taman Bermain Edukatif untuk Anak
Di bawah bendera PT. Sanusi Karsa Tama, Abdul Salam mengembangkan perumahan dengan nama BSS 1,BSS LAND MANDAI dan BSS Bukit Indah Kapuk berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sejak kepincut BTN enam tahun silam, Abdul Salam mengaku enggan berpaling ke perbankan lainnya.
Menurutnya, kehadiran BTN dalam bisnisnya sangat memberikan peran dalam menjaga eksistensi perusahaannya, khususnya di masa pandemi, sejumlah sektor ekonomi sedang terpukul.
![Berkat BTN, Bisnis Properti Sulsel Tangguh di Masa Pandemi]()
Seorang ibu tengah bermain dengan anaknya di salah satu perumahan bersubsidi, Makassar, Sabtu (13/2/2021). Bank BTN beri kemudahan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, baik yang bekerja di sektor formal dan informal. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel ini menuturkan, BTN mensupport usahanya sejak 2015 di awal unit perusahaan miliknya berkecimpung di bidang developer.
“Alhamdulillah dalam enam tahun berjalan, BTN mampu mengantarkan saya menyelesaikan lima proyek perumahan dan tiga proyek yang terus menerus melakukan pengembangan yaitu Bumi Salam Sejahtera (BSS) 1, BSS LAND MANDAI dan BSS Bukit Indah Kapuk. Puji syukur tahun ini kita melebarkan sayap dengan membentuk satu anak perusahaan yang bermitra dengan PT Pertamina Persero yaitu PT Sanusi Karsa Tama Energy yang bidang unit usahanya penyalur BBM dan produk Pertamina lainnya,” terangnya.
Baca juga: Permintaan Rumah Subsidi Naik Gila-Gilaan, Pertanda Apa?
Dia mengungkapkan, tren penjualan perumahan lambat laun sudah mulai membaik, dari sebelumnya turun drastis hingga 60%. Di mana, selama masa pandemi, per bulan bisa menjual 15 unit, dibandingkan sebelumnya, bisa 35 sampai 40 unit per bulannya dan semua memanfaatkan KPR BTN .
“Mitra kamipun ke bawah merasakan manfaat produk-produk BTN yang dapat memudahkan pelayanan perbankan mereka, hampir seluruh mitra kami yang saya arahkan untuk menjadi mitra BTN baik suplier maupun subkontraktor kami merasakan pelayanan yang baik dan respons stake holder kami juga merasakan manfaat bermitra dengan perusahaan saya,” ungkapnya.
Di masa pandemi inipun, Abdul Salam merasakan peran BTN , khususnya dalam memberikan kemudahan mengakses pembiayaan konstruksi demi melanjutkan bisnis propertinya. Dia mengaku, jika selama pandemi proses pencairan pinjamannya begitu cepat dan tidak ribet.
![Berkat BTN, Bisnis Properti Sulsel Tangguh di Masa Pandemi]()
Salah satu anggota keluarga tengah membuka aplikasi Bank BTN Mobile untuk membayar iuran BPJS Kesehatan di Rumah Jahit, Perumahan Bumi Sudiang Permai, Makassar, Sabtu (13/02/2021). Bank BTN memberi kemudahan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, baik yang bekerja di sektor formal dan informal. Foto: SINDOnews/Muctamir Zaide
“ BTN selama pandemi telah membantu percepatan pembiayaan konstruksi di tahun lalu sebesar Rp22 miliar, dan menyusul ada tambahan Rp7 miliar yang sedang diproses yang rencananya akan dipakai untuk pengembangan BSS 1. Namun, jika ditotalkan sudah ada 1.000an unit lebih rumah disupport oleh BTN dengan harga untuk subsidi Rp156,5 juta dan untuk komersil mulai Rp600 jutaan,” terangnya.
Abdul Salam mengakui, memilih BTN menjadi pilihan tepat, sebab koor bisnis BTN memang menjadi ahli di bidang pembiayaan perumahan, baik subsidi dan komersil. Makanya, tak membuatnya khawatir lagi mempercayakan kebutuhan bisnisnya ke perusahaan BUMN tersebut.
“Pengalaman BTN sudah lebih dari 50-an tahun, jadi setidaknya dia sudah berpengalaman untuk KPR. Jadi dia juga sudah menghapal karakter-karakter developer jadi dia lebih fleksibel dalam menyelesaikan suatu masalah. Bahkan, pada kondisi pandemi sekalipun, terbukti mereka gesit turun ke lapangan. Bank BTN terjun langsung ke lokasi melihat progres lapangan, memberikan semangat ke saya selaku pelaku usaha dan semuanya seperti itu, dia kunjungi semua. Mereka selalu mendorong untuk tetap konsisten melakukan pembangunan untuk rumah rakyat, membantu pembiayaan melalui kredit konstruksinya dan penyaluran KPRnya,” akunya.
Baca juga: BTN Tawarkan Paket Menarik ke Perusahaan di Kawasan Industri Jababeka
Besarnya andil BTN dalam menyokong sektor properti di Indonesia termasuk di Sulsel juga diakui Sekretaris Jenderal DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia Bersatu (APERSI BERSATU), Yunus Genda.
Menurutnya, konsistensi BTN membuatnya banyak dilirik pengembang, khususnya saat kondisi pandemi Covid-19, di mana koord bisnis dalam pembiayaan perumahan di sektor FLPP tetap dijalankan dengan tidak menafikkan komersil.
![Berkat BTN, Bisnis Properti Sulsel Tangguh di Masa Pandemi]()
“Sebagai bentuk dukungan kepada para developer, BTN memberikan stimulus khusus kepada developer, seperti percepatan proses kredit dan relaksasi sejumlah syarat pengajuan kredit. Mulai dari kredit konstruksi bagi pengembang maupun ke user hingga bisa dengan mudah memiliki hunian mereka,” terangnya.
Kanwil V meliputi lingkup kerja Kantor Wilayah Makassar, Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, Gorontalo, Jayapura, Kedari, Makassar, Manado, Palu, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya dan Ternate.
Baca juga: Bantuan Penyediaan Taman Bermain Edukatif untuk Anak
Di bawah bendera PT. Sanusi Karsa Tama, Abdul Salam mengembangkan perumahan dengan nama BSS 1,BSS LAND MANDAI dan BSS Bukit Indah Kapuk berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sejak kepincut BTN enam tahun silam, Abdul Salam mengaku enggan berpaling ke perbankan lainnya.
Menurutnya, kehadiran BTN dalam bisnisnya sangat memberikan peran dalam menjaga eksistensi perusahaannya, khususnya di masa pandemi, sejumlah sektor ekonomi sedang terpukul.

Seorang ibu tengah bermain dengan anaknya di salah satu perumahan bersubsidi, Makassar, Sabtu (13/2/2021). Bank BTN beri kemudahan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, baik yang bekerja di sektor formal dan informal. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel ini menuturkan, BTN mensupport usahanya sejak 2015 di awal unit perusahaan miliknya berkecimpung di bidang developer.
“Alhamdulillah dalam enam tahun berjalan, BTN mampu mengantarkan saya menyelesaikan lima proyek perumahan dan tiga proyek yang terus menerus melakukan pengembangan yaitu Bumi Salam Sejahtera (BSS) 1, BSS LAND MANDAI dan BSS Bukit Indah Kapuk. Puji syukur tahun ini kita melebarkan sayap dengan membentuk satu anak perusahaan yang bermitra dengan PT Pertamina Persero yaitu PT Sanusi Karsa Tama Energy yang bidang unit usahanya penyalur BBM dan produk Pertamina lainnya,” terangnya.
Baca juga: Permintaan Rumah Subsidi Naik Gila-Gilaan, Pertanda Apa?
Dia mengungkapkan, tren penjualan perumahan lambat laun sudah mulai membaik, dari sebelumnya turun drastis hingga 60%. Di mana, selama masa pandemi, per bulan bisa menjual 15 unit, dibandingkan sebelumnya, bisa 35 sampai 40 unit per bulannya dan semua memanfaatkan KPR BTN .
“Mitra kamipun ke bawah merasakan manfaat produk-produk BTN yang dapat memudahkan pelayanan perbankan mereka, hampir seluruh mitra kami yang saya arahkan untuk menjadi mitra BTN baik suplier maupun subkontraktor kami merasakan pelayanan yang baik dan respons stake holder kami juga merasakan manfaat bermitra dengan perusahaan saya,” ungkapnya.
Di masa pandemi inipun, Abdul Salam merasakan peran BTN , khususnya dalam memberikan kemudahan mengakses pembiayaan konstruksi demi melanjutkan bisnis propertinya. Dia mengaku, jika selama pandemi proses pencairan pinjamannya begitu cepat dan tidak ribet.

Salah satu anggota keluarga tengah membuka aplikasi Bank BTN Mobile untuk membayar iuran BPJS Kesehatan di Rumah Jahit, Perumahan Bumi Sudiang Permai, Makassar, Sabtu (13/02/2021). Bank BTN memberi kemudahan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, baik yang bekerja di sektor formal dan informal. Foto: SINDOnews/Muctamir Zaide
“ BTN selama pandemi telah membantu percepatan pembiayaan konstruksi di tahun lalu sebesar Rp22 miliar, dan menyusul ada tambahan Rp7 miliar yang sedang diproses yang rencananya akan dipakai untuk pengembangan BSS 1. Namun, jika ditotalkan sudah ada 1.000an unit lebih rumah disupport oleh BTN dengan harga untuk subsidi Rp156,5 juta dan untuk komersil mulai Rp600 jutaan,” terangnya.
Abdul Salam mengakui, memilih BTN menjadi pilihan tepat, sebab koor bisnis BTN memang menjadi ahli di bidang pembiayaan perumahan, baik subsidi dan komersil. Makanya, tak membuatnya khawatir lagi mempercayakan kebutuhan bisnisnya ke perusahaan BUMN tersebut.
“Pengalaman BTN sudah lebih dari 50-an tahun, jadi setidaknya dia sudah berpengalaman untuk KPR. Jadi dia juga sudah menghapal karakter-karakter developer jadi dia lebih fleksibel dalam menyelesaikan suatu masalah. Bahkan, pada kondisi pandemi sekalipun, terbukti mereka gesit turun ke lapangan. Bank BTN terjun langsung ke lokasi melihat progres lapangan, memberikan semangat ke saya selaku pelaku usaha dan semuanya seperti itu, dia kunjungi semua. Mereka selalu mendorong untuk tetap konsisten melakukan pembangunan untuk rumah rakyat, membantu pembiayaan melalui kredit konstruksinya dan penyaluran KPRnya,” akunya.
Baca juga: BTN Tawarkan Paket Menarik ke Perusahaan di Kawasan Industri Jababeka
Besarnya andil BTN dalam menyokong sektor properti di Indonesia termasuk di Sulsel juga diakui Sekretaris Jenderal DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia Bersatu (APERSI BERSATU), Yunus Genda.
Menurutnya, konsistensi BTN membuatnya banyak dilirik pengembang, khususnya saat kondisi pandemi Covid-19, di mana koord bisnis dalam pembiayaan perumahan di sektor FLPP tetap dijalankan dengan tidak menafikkan komersil.

“Sebagai bentuk dukungan kepada para developer, BTN memberikan stimulus khusus kepada developer, seperti percepatan proses kredit dan relaksasi sejumlah syarat pengajuan kredit. Mulai dari kredit konstruksi bagi pengembang maupun ke user hingga bisa dengan mudah memiliki hunian mereka,” terangnya.
Lihat Juga :