Lego Menara, ISAT Diperkirakan Bakal Raih Cuan Besar

Selasa, 09 Februari 2021 - 19:31 WIB
loading...
Lego Menara, ISAT Diperkirakan...
Emiten telekomunikasi Indosat Ooredoo (ISAT) diperkirakan mendapatkan dana besar dari penjualan menara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rencana Indosat Ooredoo (ISAT) melego sekitar 4.000 menara telekomunikasi miliknya akan direspons positif oleh pasar. "Dari kajian yang kami lakukan, jika Indosat kembali melakukan aksi monetisasi menaranya seperti 2019 lalu, pasar akan merespons positif walau ada pandemi. Bahkan, bisa saja harga per menara naik dibanding tahun lalu," papar Direktur Indonesia ICT Institute Heru Sutadi dalam kajian yang dirilis di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

(Baca Juga : Konsolidasi Tri-Indosat, Opsi Backdoor Listing Ikut Dibahas )

Indosat Ooredoo pada 2019 lalu menjual 3.100 menara dengan rincian 2.100 menara dilepas kepada Mitratel, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) . Sedangkan, 1.000 menara dilepas kepada Protelindo, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara, Tbk. (TOWR). Penjualan 3.100 menara waktu itu menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp6,39 triliun.

Untuk penjualan kali ini, pemain besar di sektor menara seperti PT Sarana Menara Nusantara, Tbk. (TOWR) melalui Protelindo, Mitratel, PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk. (TBIG), dan PT Centratama Telekomunikasi, Tbk. (CENT) diperkirakan akan menjadi bidder dalam lelang yang digelar melalui anak usaha Ooredoo itu. “Untuk transaksi tahun ini, harganya bisa saja naik signifikan karena aset yang dijual memiliki kualitas lebih baik," kata Heru. Dia memprediksi, jika lelang digelar sukses, maka Indosat Ooredoo akan mendapatkan dana segar untuk memperkuat belanja operasinya. "Ini akan menjadi modal tambahan bagi Indosat untuk menuju era 5G, karena makin agile dan kompetitif," katanya.

(Baca Juga : Mumpung Turun, Koleksi Saham Sektor Konsumsi untuk Jangka Panjang )

Secara terpisah, Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan jika skema penjualan sama dengan 2019 dimana setelah dijual, disewa kembali, maka menguntungkan bagi Indosat. "Kalau skemanya masih sama maka bisa jadi karena untuk keperluan pendanaan, dan opsi sewa lebih murah dibandingkan dengan jika dimiliki sendiri karena ada biaya maintenance," katanya.

(Baca Juga : Diguyur Hujan, Harga Emas Antam Mager )

Reza memprediksi harga yang akan dibanderol Indosat per menara bisa saja naik karena ada kebutuhan untuk pendanaan. "Jika pertimbangan kebutuhan pendanaan, akan terjadi kenaikan (harga),” imbuhnya. Reza pun memperkirakan bagi calon bidder, harga bukan masalah karena sudah mengamankan pendanaan. "Biasanya perusahaan menara himpun pendanaan dari obligasi atau pinjaman. Kalau dilihat berita sebulan terakhir, mereka aktif lakukan aksi korporasi untuk mencari pendanaan dari pasar uang," sebutnya.
(ton)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaringan 5G Indoor Multi-Operator...
Jaringan 5G Indoor Multi-Operator Pertama Indonesia Hadir di MOI
Merayakan 5 Tahun Bangun...
Merayakan 5 Tahun Bangun Konektivitas Digital dengan Pencapaian 16.000 Situs
Bangun Ekosistem Digital...
Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, Centratama dan Surge Resmi Kolaborasi 
Gandeng Perusahaan China,...
Gandeng Perusahaan China, CCSI Perkuat Industri Kabel Optik di Indonesia
Genjot Transformasi...
Genjot Transformasi Digital, Anak Usaha Raksasa Telekomunikasi Jerman Perluas Pasar di RI
Kadin Jakarta, Indosat,...
Kadin Jakarta, Indosat, dan Masjid Istiqlal Teken MoU Pemberdayaan Ekonomi Umat
Pemkab Jayawijaya-ISP...
Pemkab Jayawijaya-ISP Apresiasi Kehadiran Community Gateway Wamena
Prabowo Beri Bantuan...
Prabowo Beri Bantuan Peralatan Sekolah, Starlink, hingga HP di Pulau Miangas
RUPST ISAT Setujui Pembagian...
RUPST ISAT Setujui Pembagian Deviden Sebesar Rp 3,57 Triliun
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Berita Terkini
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved