Korban Sindikat Mafia Tanah Bermunculan, Saatnya Bersih-bersih BPN!

Kamis, 11 Februari 2021 - 11:55 WIB
loading...
Korban Sindikat Mafia...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Para korban mafia tanah terus bermunculan ke publik setelah Dino Patti Djalal. Sejumlah korban tersebut, antara lain dokter gigi di Kelapa Gading Robert Sudjasmin, Anie Sri Cahyani di Bintaro hingga masyarakat Pulau Pari, di Kepulaun Seribu.

"Kasus semacam Dino Pati Djalal ini banyak, dan karena beliau mantan pejabat tinggi negara, berpengaruh menjadi atensi dan seolah segera diselesaikan BPN. Padahal kasus yang semacam ini banyak. Ini momentum BPN bersih-bersih secara internal," Ketua Dewan Nasional Konsorsium Pembaharuan Agraria Iwan Nurdin berbincang dengan SINDOnews, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga: Duh! Mafia Tanah Beraksi Lagi, Korbannya Dokter Gigi

Dia mengatakan momentum bersih-bersih BPN untuk memulihkan kepercayaan publik. Tidak hanya itu BPN perlu membuka posko pengaduan kasus mafia tanah dipimpin langsung oleh menteri. "Pola kasus tanah semacam ini lebih banyak hal-hal uang sifatnya pidana dan administrasi dari internal. Sebenarnya lebih mudah diselesaikan," tandas dia.

Ia menandaskan pemalsu sertifikat tanah dengan modus penipuan konsumen atau bisa disebut mafia tanah masih terus terjadi di lapangan. Aksi mafia tanah membuat rugi para korbannya yang umumnya orang-orang kay diperdaya aksi sindikat mafia tanah untuk mencari keuntungan.

Baca Juga: Dino Belum Puas soal Pelaku Mafia Tanah yang Ditangkap: Bukan Dalang Penipu Ibu Saya

Tidak sampai disitu, BPN sebaiknya juga mulai fokus ke konflik agraria, yakni persoalan agri yang memiliki dimensi sosial politik yang luas untuk diselesaikan secar lintas kelembagaan khususnya perkebunan, tambang, kehutanan dan pengadaan tanah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
65 Ribu Lahan Musnah,...
65 Ribu Lahan Musnah, Nusron Peringatkan Aksi Mafia Tanah di Sumatera dan Aceh
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Klaim Selamatkan Aset Rp23 Triliun dari Mafia Tanah
Nusron Wahid Ungkap...
Nusron Wahid Ungkap Kejanggalan Sengketa Lahan Jusuf Kalla di Makassar
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Sebut Lahan Jusuf Kalla yang Dicaplok Mafia Tanah Produk 90-an
Terungkap, 26,8 Juta...
Terungkap, 26,8 Juta Hektare Tanah di Indonesia hanya Dimiliki 60 Keluarga
Operasi Gebuk Mafia...
Operasi Gebuk Mafia Tanah, AHY Klaim Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6 Triliun
Massa Aksi Geruduk BPN...
Massa Aksi Geruduk BPN Jaktim, Desak Berantas Mafia Tanah
Nusron Wahid Bicara...
Nusron Wahid Bicara Potensi JK Menang di Sengketa Lahan: 70 Persen tapi Nggak Menjamin
Nusron Pastikan Perkuat...
Nusron Pastikan Perkuat BPN agar Mafia Tanah Tak Berkutik
Rekomendasi
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved