Warkop Digital Perdana Dalam Wujudkan Ekonomi Digital Provinsi Bengkulu
Kamis, 11 Februari 2021 - 18:55 WIB
loading...
Implementasi melanjutkan program stimulus Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bencoolen Coffee meluncurkan program WARKOP DIGITAL. Foto/Dok
A
A
A
BENGKULU - Implementasi melanjutkan program stimulus Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bencoolen Coffee meluncurkan program WARKOP DIGITAL . Peluncuran perdana WARKOP DIGITAL dilakukan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah bertempat di warung sahara yang terletak di Desa Padang Lais, Bengkulu Utara.
Ini merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, percepatan akses dan pelayanan informasi serta membangun usaha mikro guna memberikan lapangan pekerjaan melalui kreatif hub Warung Kopi Digital (WARKOP DIGITAL).
Baca Juga: Bengkulu dan Gowa Kolaborasi untuk Tingkatkan Potensi Daerah
Acara ini diresmikan secara kombinasi offline oleh gubernur yang disaksikan secara online melalui aplikasi zoom bersama perwakilan forum BUMDES Indonesia, mitra WARKOP DIGITAL yang tersebar diseluruh Indonesia (Jakarta, Jawa Tengah, Pesawaran, Kalimantan sampai Papua), Bencoolen Coffee Malaysia dan perwakilan provider telekomunikasi dan vendor IT serta perwakilan Asosiasi Fintech Indonesia, logistik, dan vendor aplikasi yang menunjang layanan digitalisasi warung kopi.
Bersamaan dengan peresmian WARKOP DIGITAL, ditandatangani MOU antara Warkop digital Indonesia dengan University of Dehasen Bengkulu (UNIVED) dalam rangka pendampingan dan pengembangan edukasi warkop digital di provinsi Bengkulu.
Gubernur Bengkulu juga menghimbau agar pemuda/pemudi Bengkulu menyiapkan diri untuk betul-betul siap membangun sebuah usaha khususnya Warung Kopi Kecil ditingkat desa. Terang dia, agar bisa memberikan manfaat secara luas untuk mempromosikan Kopi Bengkulu juga memberikan peluang kemudahan untuk bekerjasama dengan usaha lokal yang bisa di damping dalam bisnis warung kopi nantinya.
Ini merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, percepatan akses dan pelayanan informasi serta membangun usaha mikro guna memberikan lapangan pekerjaan melalui kreatif hub Warung Kopi Digital (WARKOP DIGITAL).
Baca Juga: Bengkulu dan Gowa Kolaborasi untuk Tingkatkan Potensi Daerah
Acara ini diresmikan secara kombinasi offline oleh gubernur yang disaksikan secara online melalui aplikasi zoom bersama perwakilan forum BUMDES Indonesia, mitra WARKOP DIGITAL yang tersebar diseluruh Indonesia (Jakarta, Jawa Tengah, Pesawaran, Kalimantan sampai Papua), Bencoolen Coffee Malaysia dan perwakilan provider telekomunikasi dan vendor IT serta perwakilan Asosiasi Fintech Indonesia, logistik, dan vendor aplikasi yang menunjang layanan digitalisasi warung kopi.
Bersamaan dengan peresmian WARKOP DIGITAL, ditandatangani MOU antara Warkop digital Indonesia dengan University of Dehasen Bengkulu (UNIVED) dalam rangka pendampingan dan pengembangan edukasi warkop digital di provinsi Bengkulu.
Gubernur Bengkulu juga menghimbau agar pemuda/pemudi Bengkulu menyiapkan diri untuk betul-betul siap membangun sebuah usaha khususnya Warung Kopi Kecil ditingkat desa. Terang dia, agar bisa memberikan manfaat secara luas untuk mempromosikan Kopi Bengkulu juga memberikan peluang kemudahan untuk bekerjasama dengan usaha lokal yang bisa di damping dalam bisnis warung kopi nantinya.
Lihat Juga :