Erick Sebut Bank Syariah Indonesia Tak Akan Kuasai Perbankan Islami
Jum'at, 12 Februari 2021 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
"Tak sungkan-sungkan kita menargetkan juga 2025 kita tidak bermain di pasar Indonesia, tapi mudah-mudahan kita besarnya di 10 besar dunia. Jadi ada KPI-nya, saya yakin hal ini justru yang menjadi positif dan ini akan terus kita kembangkan dan BSI menjadi lokomotif dan fondasi awal," tutur Erick.
Khusus untuk ekonomi syariah, fundamentalnya sangat kokoh. Bahkan melebihi ekonomi konvensional. Secara pertumbuhan, persentase pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia rata-rata di angka 17-18%, sementara bank konvensional berada di level 11%.
"Ini yang coba kita lihat, momentum ini. Kita kekuatannya sebagai bangsa ini marketnya. Dan kalau kita lihat fundamentalnya tidak jelek, bank syariah itu pertumbuhannya lebih baik dari bank konvensional," katanya. ( Baca juga:Azyumardi Azra: Absurd Melaporkan Din Syamsuddin Radikal )
Pemerintah akan mengambil langkah keberpihakan untuk mendorong kinerja ekonomi dan bank syariah di Indonesia dengan menjadikan sistem ekonomi yang inklusif atau terbuka.
"Potensinya ada, tapi keberpihakan harus mulai kita lakukan. Keberpihakan bukan berarti kita menjadi tertutup. Kita mau juga ekonomi syariah ini menjadi ekonomi yang inklusif, yang disampaikan bapak Presiden (Jokowi), apakah mengenai financial syariahnya yang inklusif. Nah, pasarnya momentum yang sangat luar biasa," tutur Erick.
Khusus untuk ekonomi syariah, fundamentalnya sangat kokoh. Bahkan melebihi ekonomi konvensional. Secara pertumbuhan, persentase pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia rata-rata di angka 17-18%, sementara bank konvensional berada di level 11%.
"Ini yang coba kita lihat, momentum ini. Kita kekuatannya sebagai bangsa ini marketnya. Dan kalau kita lihat fundamentalnya tidak jelek, bank syariah itu pertumbuhannya lebih baik dari bank konvensional," katanya. ( Baca juga:Azyumardi Azra: Absurd Melaporkan Din Syamsuddin Radikal )
Pemerintah akan mengambil langkah keberpihakan untuk mendorong kinerja ekonomi dan bank syariah di Indonesia dengan menjadikan sistem ekonomi yang inklusif atau terbuka.
"Potensinya ada, tapi keberpihakan harus mulai kita lakukan. Keberpihakan bukan berarti kita menjadi tertutup. Kita mau juga ekonomi syariah ini menjadi ekonomi yang inklusif, yang disampaikan bapak Presiden (Jokowi), apakah mengenai financial syariahnya yang inklusif. Nah, pasarnya momentum yang sangat luar biasa," tutur Erick.
(uka)
Lihat Juga :