Gelar Operasi Pasar di Bogor, Mendag Pastikan Harga Gula Rp12.500/Kg
Minggu, 17 Mei 2020 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Satgas Pangan bersama Kementerian Perdagangan terus mengawal distribusi barang kebutuhan pokok ini. Pantauan kami harga gula ini sempat mengalami harga yang tinggi karena ditemukan beberapa distributor menjual ke distributor lainnya sehingga mata rantai perdagangan menjadi cukup panjang sampai ke konsumen. Dengan penjualan langsung ke pasar seperti yang dilakukan Menteri Perdagangan ini, saya yakin harga gula akan dapat ditekan dan kembali normal," ujar Kepala Satgas Pangan Brigen Daniel Tahi Monang Silitonga.
Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya menyatakan rasa terima kasihnya yang besar kepada Menteri Perdagangan atas kebijakan strategis Kementerian Perdagangan yang memotong mata rantai ini melalui OP Gula Pasir sehingga harga gula kembali normal dan stabil. "Pedagang mengatakan saat ini daya beli masyarakat turun hingga 50%. Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir dan situasi kembali normal," katanya.
Di bagian lain, pantauan Direkrorat Bapokting Kementerian Perdagangan menunjukkan, harga sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok di Bogor saat ini relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya. Hanya daging ayam yang sedikit mengalami kenaikan. Harga telur ayam ras mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi Rp 21.000/kg, cabai merah keriting Rp 22.000/kg, cabai rawit merah Rp 14.000/kg, cabai merah besar Rp20.000 kg, bawang merah Rp50.000/kg, bawang putih honan Rp30.000/kg.
Selanjutnya, harga beras medium Rp10.000/kg, beras premiun Rp12.000/kg, gula pasir (Non-Penugasan) Rp17.000/kg, tepung terigu Rp8.000/kg, 8.000/kg. migor Rp12.000/Lt, daging sapi paha belakang Rp120.000/kg, dan daging ayam ras Rp35.000/kg, sebelumnya Rp.30.000/kg.
Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya menyatakan rasa terima kasihnya yang besar kepada Menteri Perdagangan atas kebijakan strategis Kementerian Perdagangan yang memotong mata rantai ini melalui OP Gula Pasir sehingga harga gula kembali normal dan stabil. "Pedagang mengatakan saat ini daya beli masyarakat turun hingga 50%. Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir dan situasi kembali normal," katanya.
Di bagian lain, pantauan Direkrorat Bapokting Kementerian Perdagangan menunjukkan, harga sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok di Bogor saat ini relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya. Hanya daging ayam yang sedikit mengalami kenaikan. Harga telur ayam ras mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi Rp 21.000/kg, cabai merah keriting Rp 22.000/kg, cabai rawit merah Rp 14.000/kg, cabai merah besar Rp20.000 kg, bawang merah Rp50.000/kg, bawang putih honan Rp30.000/kg.
Selanjutnya, harga beras medium Rp10.000/kg, beras premiun Rp12.000/kg, gula pasir (Non-Penugasan) Rp17.000/kg, tepung terigu Rp8.000/kg, 8.000/kg. migor Rp12.000/Lt, daging sapi paha belakang Rp120.000/kg, dan daging ayam ras Rp35.000/kg, sebelumnya Rp.30.000/kg.
(fai)
Lihat Juga :