Pemerintah Belum Dapat Sosok untuk Duduk Jadi CEO LPI

Senin, 15 Februari 2021 - 20:21 WIB
loading...
Pemerintah Belum Dapat...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN ) mengungkap, penentuan CEO Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) tengah dalam tahap proses. CEO LPI akan diselekai panitia LPI dan diangkat Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Lagi proses, tunggu saja," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia Senin (15/2/2021).

Pada Januari 2021 Jokowi telah menetapkan dan melantik dewan pengawas (dewas) LPI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjabat sebagai Ketua merangkap anggota LPI. ( Baca juga:Ditolak Warga, Proyek PLTP Ini Mangkrak 12 Tahun )

Sementara empat anggota dewas LPI lainnya adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Hariyanto.

Penunjukan ketua dan anggota dewas LPI berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 6/P/2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas Lembaga pengelola investasi.

Nah, hingga saat ini CEO LPI belum ditetapkan. Dikabarkan sebelumnya, Pandu Patria Sjahrir, seorang pengusaha tambang batu bara sekaligus keponakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjadi salah satu calon CEO LPI. Meski begitu kabar tersebut belum dibenarkan Sri Mulyani dan anggota dewas LPI. ( Baca juga:Ditetapkan sebagai Tersangka, KPK Tahan Bupati Muara Enim )

Pandu sendiri mengaku bahwa dirinya sudah dipanggil oleh panitia seleksi LPI yang diisi oleh Sri Mulyani dan Erick Thohir untuk menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
CEO Finnet Mendorong...
CEO Finnet Mendorong CSR Jadi Pilar Memperluas Layanan Pembayaran Digital
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
CEO Harus Adaptif di...
CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan
Kinerja Bisnis Ciamik,...
Kinerja Bisnis Ciamik, CEO Prudential Syariah Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Rekomendasi
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved