Lewat Gerakan ‘Bagi, Tanam, Rawat’, Sarana Jaya Berkomitmen Hijaukan Jakarta
Senin, 15 Februari 2021 - 22:50 WIB
loading...
Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka perayaan Hari Sejuta Pohon yang jatuh pada tanggal 10 Januari lalu, Perumda Sarana Jaya sebagai BUMD DKI Jakarta menunjukkan komitmennya untuk berpartisipasi aktif menurunkan emisi gas rumah kaca dengan menginisiasi gerakan ‘Bagi, Tanam, Rawat’, dan membagikan 2.021 tanaman dengan daya serap polutan tinggi.
Tanaman itu diberikan kepada berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta , BUMD DKI Jakarta, penghuni Proyek Nuansa Pondok Kelapa Hunian DP 0 Rupiah, hingga komunitas lingkungan di Jakarta.
Direktur Utama Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan, sebagai BUMD DKI Jakarta pihaknya terus berkomitmen tehadap keberlanjutan lingkungan. Caranya dengan terus menaruh kepedulian pada keselamatan lingkungann sesuai dengan SDG poin ke-11, yaitu kota dan komunitas yang berkelanjutan. ( Baca juga:Dicek Bunda, BLT Rp2,7 Triliun Sudah Cair Lewat Kantor Pos )
"Tujuannya untuk menciptakan ruang tinggal yang lebih berkualitas bagi warga Jakarta, dimulai dari proyek-proyek kami berada,” kata Yoory, di Jakarta, Senin (15/2/2021).
Melalui gerakan ini, Perumda Sarana Jaya membagikan 2.021 tanaman dalam ruang dengan daya serap polutan tinggi, seperti lidah mertua (Sansevieria), sri rejeki (Aglaonema) dan lili perdamaian (Spathiphyllum wallisii). Tanaman itu diberikan kepada Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk sarana prasananya sebanyak 171 paket.
Lalu kepada penghuni proyek Proyek Nuansa Pondok Kelapa Hunian DP 0 Rupiah untuk ditaruh di dalam ruang sebanyak 450 paket, dan kepada komunitas lingkungan di Jakarta seperti Lindungi Hutan, Sustainable Indonesia, Jakarta Berkebun, Kebun Pahlawan, Indonesia Indah Foundation, Rumah Bumi, Komunitas Gerakan Pancoran Menanam dan Kelompok Tani Melati dengan total 1.400 paket tanaman untuk disebarkan atau ditanamkan di sekitar lokasi operasi komunitas.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi kepada Sarana Jaya atas gerakan ini dan menunjukan komitmennya memegang teguh prinsip 3P: People, Profit, dan Planet; terus mengedepankan keselamatan lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya.
Tanaman itu diberikan kepada berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta , BUMD DKI Jakarta, penghuni Proyek Nuansa Pondok Kelapa Hunian DP 0 Rupiah, hingga komunitas lingkungan di Jakarta.
Direktur Utama Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan, sebagai BUMD DKI Jakarta pihaknya terus berkomitmen tehadap keberlanjutan lingkungan. Caranya dengan terus menaruh kepedulian pada keselamatan lingkungann sesuai dengan SDG poin ke-11, yaitu kota dan komunitas yang berkelanjutan. ( Baca juga:Dicek Bunda, BLT Rp2,7 Triliun Sudah Cair Lewat Kantor Pos )
"Tujuannya untuk menciptakan ruang tinggal yang lebih berkualitas bagi warga Jakarta, dimulai dari proyek-proyek kami berada,” kata Yoory, di Jakarta, Senin (15/2/2021).
Melalui gerakan ini, Perumda Sarana Jaya membagikan 2.021 tanaman dalam ruang dengan daya serap polutan tinggi, seperti lidah mertua (Sansevieria), sri rejeki (Aglaonema) dan lili perdamaian (Spathiphyllum wallisii). Tanaman itu diberikan kepada Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk sarana prasananya sebanyak 171 paket.
Lalu kepada penghuni proyek Proyek Nuansa Pondok Kelapa Hunian DP 0 Rupiah untuk ditaruh di dalam ruang sebanyak 450 paket, dan kepada komunitas lingkungan di Jakarta seperti Lindungi Hutan, Sustainable Indonesia, Jakarta Berkebun, Kebun Pahlawan, Indonesia Indah Foundation, Rumah Bumi, Komunitas Gerakan Pancoran Menanam dan Kelompok Tani Melati dengan total 1.400 paket tanaman untuk disebarkan atau ditanamkan di sekitar lokasi operasi komunitas.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi kepada Sarana Jaya atas gerakan ini dan menunjukan komitmennya memegang teguh prinsip 3P: People, Profit, dan Planet; terus mengedepankan keselamatan lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya.
Lihat Juga :