Upah Buru Tani dan Bangunan Naik di Bulan Januari 2021
Selasa, 16 Februari 2021 - 05:05 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan upah buruh tani dan bangunan pada Januari 2021 mengalami kenaikan. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan upah nominal harian tani nasional naik sebesar 0,46% dibandingkan dengan upah buruh tani di bulan sebelumnya.
"Dari Rp55.921 per hari menjadi Rp56.176 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,01% dibanding Desember 2020, yaitu dari Rp52.331 menjadi Rp52.338," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/2/2021).
(Baca juga: BPS Catat Ekspor Pertanian Januari 2021 Naik 13,91% )
Suhariyanto menjelaskan upah riil buruh tani merupakan perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga pedesaan. Sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.
Adapun upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Januari 2021 naik 0,10% dibanding Desember 2020. Dari Rp90.816 per hari menjadi Rp90.907 per hari. "Sementara upah riilnya mengalami penurunan sebesar 0,16 %," papar dia.
"Dari Rp55.921 per hari menjadi Rp56.176 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,01% dibanding Desember 2020, yaitu dari Rp52.331 menjadi Rp52.338," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/2/2021).
(Baca juga: BPS Catat Ekspor Pertanian Januari 2021 Naik 13,91% )
Suhariyanto menjelaskan upah riil buruh tani merupakan perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga pedesaan. Sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.
Adapun upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Januari 2021 naik 0,10% dibanding Desember 2020. Dari Rp90.816 per hari menjadi Rp90.907 per hari. "Sementara upah riilnya mengalami penurunan sebesar 0,16 %," papar dia.
Lihat Juga :