Soal Infrastruktur, Ridwan Kamil Tagih Janji ke Jokowi
Selasa, 16 Februari 2021 - 19:43 WIB
loading...
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan infrastruktur pengembangan di Jawa Barat (Jabar). Dalam rakor tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menagih janji sederet pembangunan infrastruktur prioritas di Jabar.
Berdasarkan laporan terdapat lima pembangunan infastruktur. Pertama, pengembangan kawasan Cirebon, Patimban, dan Kertajati. Wilayah ini nantinya akan menjadi kawasan metropolitan Rebana seluas 43.913 hektar yang direncanakan menjadi upaya pencegahan terjadinya penyebaran industri yang tidak terkendali, seperti yang terjadi di Bodebek-Karpur (Bogor-Depok-Bekasi-Karawang-Purwarkarta).
Rebana akan menjadi pusat kegiatan karena memiliki investasi yang besar. Di titik ini juga akan dilakukan perbaikan ekosistem pesisir dan ketahanan pantai melalui penanaman mangrove, pembangunan prasarana di sentra-sentra pergaraman rakyat di Kabupaten Subang, Kabupaten Cirebon, dan lain-lain.
Pelabuhan Patimban sendiri ditargetkan rampung pada tahun 2026-2027 dengan kapasitas sebanyak 7,5 TEUs peti kemas dan daya tampung terminal sebesar 600 ribu mobil completely build up (CBU). Kemudian, Bandara Kertajati akan diusulkan untuk menjadi tempat perawatan pesawat. "Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati adalah vocal point Jabar Utara,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Selasa (16/2/2021).
Baca Juga: Proyek Infrastruktur Jalan Terus dengan Terobosan Pembiayaan
Berdasarkan laporan terdapat lima pembangunan infastruktur. Pertama, pengembangan kawasan Cirebon, Patimban, dan Kertajati. Wilayah ini nantinya akan menjadi kawasan metropolitan Rebana seluas 43.913 hektar yang direncanakan menjadi upaya pencegahan terjadinya penyebaran industri yang tidak terkendali, seperti yang terjadi di Bodebek-Karpur (Bogor-Depok-Bekasi-Karawang-Purwarkarta).
Rebana akan menjadi pusat kegiatan karena memiliki investasi yang besar. Di titik ini juga akan dilakukan perbaikan ekosistem pesisir dan ketahanan pantai melalui penanaman mangrove, pembangunan prasarana di sentra-sentra pergaraman rakyat di Kabupaten Subang, Kabupaten Cirebon, dan lain-lain.
Pelabuhan Patimban sendiri ditargetkan rampung pada tahun 2026-2027 dengan kapasitas sebanyak 7,5 TEUs peti kemas dan daya tampung terminal sebesar 600 ribu mobil completely build up (CBU). Kemudian, Bandara Kertajati akan diusulkan untuk menjadi tempat perawatan pesawat. "Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati adalah vocal point Jabar Utara,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Selasa (16/2/2021).
Baca Juga: Proyek Infrastruktur Jalan Terus dengan Terobosan Pembiayaan
Lihat Juga :