Menkop Teten Berharap UVO 2021 Perluas Pasar Ekspor UMKM

Selasa, 16 Februari 2021 - 21:59 WIB
loading...
Menkop Teten Berharap...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan ajang UKM Virtual Expo (UVO) 2021 dapat memperluas pasar ekspor produk UMKM hingga kemudian dapat membangkitkan perekonomian nasional.

“Penyelenggaraan UKM Virtual Expo di tengah pandemi sangat baik untuk mendorong agar omzet UMKM naik karena sekarang eranya digital,” kata Teten saat menghadiri pembukaan UKM Virtual Expo (UVO) 2021 dengan tema ”Wonderfood UKM, Kudu Setrong Say No To Nglokro” secara daring di Jakarta, Selasa (16/2/2021). ( Baca juga:Menteri Teten Ungkap 6 Program demi Transformasi UMKM dan Koperasi Modern )

Ia menambahkan, Kementerian Koperasi dan UKM sangat mendukung ajang UVO yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bank Jateng. Acara itu juga dihadari oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan sejumlah pejabat di wilayah itu.

Teten berharap penyelenggaraan pameran virtual itu lebih sukses dibandingkan ajang serupa tahun lalu yang berhasil membantu pemasaran produk UKM ke seluruh Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri, seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Qatar, Hongkong, Macau, dll.

Teten mengatakan perekonomian Indonesia dan 220 negara di dunia masih dihadapkan dengan dampak pandemi Covid-19. Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 minus 2,07%, turun jauh jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi 2019 yang ada di level 5,02%.

“Namun kita harus terus optimistis karena UMKM adalah penggiat ekonomi yang paling andal, dapat tumbuh, bertahan, dan beradaptasi sangat cepat,” katanya.

Terkait potensi ekonomi Jawa Tengah, Teten mengatakan nilai neraca perdagangan pada Oktober 2020 mengalami surplus sebesar USD17,44 juta yang dipicu oleh surplus sektor nonmigas. Surplus menunjukkan sisi permintaan mengalami kenaikan sehingga meningkatkan produksi UMKM dan menciptakan lapangan kerja.

Menurut dia, produk makanan dan minuman merupakan salah satu sektor penyelamat UMKM. Data BPS menunjukkan pada tahun 2020 Industri makanan dan minuman tetap bertumbuh 1,66% (y-on-y) didukung oleh produksi padi dan permintaan CPO.

“Jawa Tengah memiliki banyak UMKM yang unggul dan berpotensi untuk bisa kita terus kembangkan,” katanya.

Ia menambahkan, platform digital dalam konteks ini akan cukup membantu dalam membuka market digital terutama untuk produk groceries seperti sayuran dan buah-buahan yang membutuhkan waktu cepat untuk bisa sampai ke konsumen.

Teten mengajak semua pihak untuk fokus pada pelaksanaan dan pengawasan program yang mendukung UMKM. Di antaranya kemudahan untuk pelaku usaha yang diatur UU Cipta Kerja atau dukungan pada program Belanja Kementerian dan Lembaga sebesar 40% untuk UMKM.

“Untuk memperbesar kapasitas UMKM berkontribusi dalam ekspor nasional, kami mendorong UMKM masuk ke sektor formal, mendorong pengelolaan UMKM berkoperasi dan berkelompok dalam skala ekonomis,” katanya. ( Baca juga:Australian Open 2021: Djokovic Susah Payah Kalahkan Zverev )

Selain itu, lanjut Teten, pemerintah juga mendorong pengembangan UMKM berbasis komoditas unggulan, sehingga lebih mudah masuk ke dalam rantai pasok global termasuk dengan meningkatkan UMKM masuk ke dalam ekosistem digital.

“Inilah di antara prioritas kami untuk mendukung UMKM kita naik kelas dan go global,” katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Rekomendasi
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved