IHSG Diperkirakan Resistance di 6.300, Analis Sebut Rawan Profit Taking
Rabu, 17 Februari 2021 - 11:14 WIB
loading...
IHSG berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. Indeks tercatat menguat 0,11 persen ke level 6.299.
Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie W Prasetio mengatakan, hari ini indeks diperkirakan akan resistance di level 6.300. “Mungkin indeks resistance, berarti kalau resistance di (level) 6.300. Karena kalau kita lihat approaching 6.300 market turun terus,” katanya dalam Market Opening IDX Channel, Rabu (17/2/2021).
(Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Cuma Naik Tipis, 201 Saham Stagnan)
Menurut dia, opening market hari ini tampaknya mengalami penguatan yang terbatas. IHSG tampaknya mencoba menyentuh ke level 6.300 tetapi diketahui pada saat kemarin berada di level 6.300 langsung terkena aksi jual. “Jadi level 6.300 ini level krusial dan memang rawan profit taking,” ujarnya.
Frankie kemudian merekomendasikan beberapa saham yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Untuk investasi jangka menengah panjang tetapi harus tetap hati-hati yaitu, Waskita Karya (WSKT), PT PP (PTPP), Wijaya Karya (WIKA), dan Adhi Karya (ADHI).
(Baca juga: Kasus Asabri, Kejagung Blokir Puluhan Nomor Tunggal Identitas Investor )
Sementara Bank Negara Indonesia (BBNI) dan United Tractors (UNTR) direkomendasikan untuk investasi jangka menengah panjang masih sangat menjanjikan.
Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie W Prasetio mengatakan, hari ini indeks diperkirakan akan resistance di level 6.300. “Mungkin indeks resistance, berarti kalau resistance di (level) 6.300. Karena kalau kita lihat approaching 6.300 market turun terus,” katanya dalam Market Opening IDX Channel, Rabu (17/2/2021).
(Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Cuma Naik Tipis, 201 Saham Stagnan)
Menurut dia, opening market hari ini tampaknya mengalami penguatan yang terbatas. IHSG tampaknya mencoba menyentuh ke level 6.300 tetapi diketahui pada saat kemarin berada di level 6.300 langsung terkena aksi jual. “Jadi level 6.300 ini level krusial dan memang rawan profit taking,” ujarnya.
Frankie kemudian merekomendasikan beberapa saham yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Untuk investasi jangka menengah panjang tetapi harus tetap hati-hati yaitu, Waskita Karya (WSKT), PT PP (PTPP), Wijaya Karya (WIKA), dan Adhi Karya (ADHI).
(Baca juga: Kasus Asabri, Kejagung Blokir Puluhan Nomor Tunggal Identitas Investor )
Sementara Bank Negara Indonesia (BBNI) dan United Tractors (UNTR) direkomendasikan untuk investasi jangka menengah panjang masih sangat menjanjikan.
(ind)
Lihat Juga :