Efek DP Rumah 0%, Saham Properti Ngamuk

Jum'at, 19 Februari 2021 - 18:30 WIB
loading...
Efek DP Rumah 0%, Saham...
Ilustrasi. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis sejumlah kebijakan relaksasi untuk mendorong kredit di sejumlah sektor mulai dari kendaraan hingga properti. Adapun relaksasi tersebut nantinya akan berlaku sejak tanggal 1 Maret 2021.

Adapun salah satu relaksasi yang diberikan terhadap sektor properti, di mana terdapat kebijakan kredit beragun rumah tinggal dengan melonggarkan uang muka (down payment/DP) menjadi 0% bagi kredit kendaraan bermotor dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) . Kebijakan tersebut dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan relaksasi prudensial yang telah dikeluarkan pada tahun 2018 yang belum secara optimal diterapkan untuk mendukung program sejuta rumah.

Baca Juga: IHSG Berakhir Indah, Happy Weekend All!

Senior Fund Manager Pacific Capital Investment, Parningotan Julio menyebut, dengan adanya relaksasi sektor properti akan membantu sektor tersebut yang dalam beberapa tahun ini cenderung agak lesu. "Dengan adanya sentimen seperti ini bisa menjadi sentimen yang positif untuk sektor properti. Dari sisi perumahan yang menengah ke bawah masih cukup laku. Nah, dengan demikian kalau seandainya ada relaksasi harusnya yang paling kuat membantu untuk meningkatkan penjualan mereka," ujar Parningotan dalam acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Jumat (19/2/2021).

Dengan adanya relaksasi tersebut turut mempengaruhi pergerakan saham sektor properti hari ini, seperti saham Ciputra Development (CTRA) naik 4,91 persen dan Summarecon Agung (SMRA) naik 5,75 persen. Namun, Parningotan menyebut sebaiknya investor perlu menunggu penjualan sektor properti terlebih dahulu sebelum para investor membeli saham-saham sektor properti.

"Harusnya sih perlu untuk menunggu dari penjualannya seiring dengan relaksasi atau stimulus ini, namun secara umum harusnya untuk kelas yang lumayan menengah ke bawah yang bukan premium harusnya ini menjadi sentimen positif, apalagi kalau kita lihat sekarang kebanyakan proyeknya kesitu," ucapnya.

Baca Juga: 3 Fakta di Balik Mitos Investasi Saham, Investor Cerdas MNC Sekuritas Wajib Tahu!

Adapun kebijakan terkait bobot risiko ATMR kredit beragun rumah tinggal yang granular dan ringan tergantung pada rasio Loan to Value (LTV). Berikut rinciannya:

Uang Muka 0-30 persen (LTV ≥70 persen): ATMR 35 persen.
Uang Muka 30-50 persen (LTV 50-70 persen): ATMR 25 persen.
Uang Muka ≥ 50 persen (LTV ≤ 50 persen): ATMR 20 persen.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Tembus Rp16,16 Triliun!...
Tembus Rp16,16 Triliun! BRI Sukses Antarkan 118 Ribu Keluarga Punya Rumah Impian
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved