LPEM FEB UI: Industri Pengolahan Indonesia Masih Belum Optimal
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam situasi normal sebelum pandemi rata-rata utilisasi industri nasional mencapai 75%. Angka tersebut jatuh pada periode awal pandemi hingga 30-40%.
Dari total impor barang input Indonesia, porsi terbesar adalah untuk kebutuhan input industri peralatan listrik (19%), makanan (9%), komputer, barang elektronik dan optik (9%), tekstil (9%), kimia dan barang dari kimia (8%), karet dan plastik (7%) serta kendaraan bermotor (7%). Untuk mendongkrak industri, pemerintah pun menjalankan strategi untuk meningkatkan nilai tambah domestik di industri hulu.
Baca Juga: Heboh Warung Cashback di Cipondoh Tangerang
"Pada titik ini tentunya niat pemerintah meningkatkan nilai tambah domestik pada industri hulu tentunya layak diapresiasi. Meskipun demikian yang dapat diperdebatkan adalah strategi dan cara untuk mencapai target substitusi impor tersebut," tandasnya.
Dari total impor barang input Indonesia, porsi terbesar adalah untuk kebutuhan input industri peralatan listrik (19%), makanan (9%), komputer, barang elektronik dan optik (9%), tekstil (9%), kimia dan barang dari kimia (8%), karet dan plastik (7%) serta kendaraan bermotor (7%). Untuk mendongkrak industri, pemerintah pun menjalankan strategi untuk meningkatkan nilai tambah domestik di industri hulu.
Baca Juga: Heboh Warung Cashback di Cipondoh Tangerang
"Pada titik ini tentunya niat pemerintah meningkatkan nilai tambah domestik pada industri hulu tentunya layak diapresiasi. Meskipun demikian yang dapat diperdebatkan adalah strategi dan cara untuk mencapai target substitusi impor tersebut," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :