OJK Beberkan Berbagai Kelemahan Perbankan Syariah
Kamis, 25 Februari 2021 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sebagai pengawas sangat kesulitan mencari orang yang memimpin perbankan syariah kita," kata Heru.
Heru juga menyebut, kesulitan makin terlihat ketika calon-calon pemimpin itu mengikuti uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK. Karena itu peningkatan SDM berkualitas menjadi salah satu dari dua kunci mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di RI.
Dalam Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2020-2025 yang disusun OJK Bank Syariah harus memiliki keunikan model bisnis atau produknya, mengoptimalkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, mengintegrasikan fungsi keuangan komersial dan sosial, hingga memiliki SDM berkualitas. Berikutnya juga harus didukung dengan teknologi atau TI yang mutakhir.
Kelemahan bank syariah saat ini belum memiliki diferensiasi model bisnis atau produk yang signifikan. Secara indeks literasi dan inklusi masih rendah. Lalu kuantitas dan kualitas SDM kurang optimal, hingga TI belum memadai. Makanya, pemerintah menyiapkan roadmap pengembangan ekonomi syariah tahun 2021-2025 untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. ( Baca juga:3 Parpol Ini Diprediksi Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024 )
"Berdasarkan roadmap yang diluncurkan, bank syariah merupakan pilar ketiga yang akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. SDM yang berkualitas dan teknologi yang mutakhir menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditinggalkan," papar Heru.
Heru juga menyebut, kesulitan makin terlihat ketika calon-calon pemimpin itu mengikuti uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK. Karena itu peningkatan SDM berkualitas menjadi salah satu dari dua kunci mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di RI.
Dalam Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2020-2025 yang disusun OJK Bank Syariah harus memiliki keunikan model bisnis atau produknya, mengoptimalkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, mengintegrasikan fungsi keuangan komersial dan sosial, hingga memiliki SDM berkualitas. Berikutnya juga harus didukung dengan teknologi atau TI yang mutakhir.
Kelemahan bank syariah saat ini belum memiliki diferensiasi model bisnis atau produk yang signifikan. Secara indeks literasi dan inklusi masih rendah. Lalu kuantitas dan kualitas SDM kurang optimal, hingga TI belum memadai. Makanya, pemerintah menyiapkan roadmap pengembangan ekonomi syariah tahun 2021-2025 untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. ( Baca juga:3 Parpol Ini Diprediksi Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024 )
"Berdasarkan roadmap yang diluncurkan, bank syariah merupakan pilar ketiga yang akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. SDM yang berkualitas dan teknologi yang mutakhir menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditinggalkan," papar Heru.
(uka)
Lihat Juga :