Vision+ Disebut Akan Gabungkan Bisnis dengan Malacca Strait SPAC
Kamis, 25 Februari 2021 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Kedua bisnis tersebut berhasil membukukan pendapatan kolektif sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi, atau ebitda, dan pendapatan sekitar USD46 juta dan USD77 juta masing-masing pada tahun 2020.
Angka tarif tahunannya tersebut diproyeksikan tumbuh sebesar 39% dan 45% hingga 2025 menjadi USD293 juta dan USD400 juta berdasarkan basis pelanggan berbayar yang ditargetkan sekitar 6,6 juta orang.
Berdasarkan data MNC, penetrasi video langganan on demand ke total populasi di Indonesia termasuk yang terendah di kawasan Asia Pasifik, yakni sebesar 2% pada tahun 2020. MNC menargetkan peningkatan dari 5,1 juta pelanggan pada tahun 2020 menjadi 21,6 juta pada tahun 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 33%. ( Baca juga:OJK Beberkan Berbagai Kelemahan Perbankan Syariah )
Malacca Straits SPAC, yang dipimpin oleh CEO Kenneth Ng, memasukkan investor situasi khusus pan-Asia, Argyle Street Management Ltd. sebagai sponsor bersama. Pihaknya mengumpulkan sebesar USD144 juta pada awal Juli lalu untuk IPO-nya dan akan memfokuskan pencarian targetnya di kawasan Asia Tenggara.
Angka tarif tahunannya tersebut diproyeksikan tumbuh sebesar 39% dan 45% hingga 2025 menjadi USD293 juta dan USD400 juta berdasarkan basis pelanggan berbayar yang ditargetkan sekitar 6,6 juta orang.
Berdasarkan data MNC, penetrasi video langganan on demand ke total populasi di Indonesia termasuk yang terendah di kawasan Asia Pasifik, yakni sebesar 2% pada tahun 2020. MNC menargetkan peningkatan dari 5,1 juta pelanggan pada tahun 2020 menjadi 21,6 juta pada tahun 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 33%. ( Baca juga:OJK Beberkan Berbagai Kelemahan Perbankan Syariah )
Malacca Straits SPAC, yang dipimpin oleh CEO Kenneth Ng, memasukkan investor situasi khusus pan-Asia, Argyle Street Management Ltd. sebagai sponsor bersama. Pihaknya mengumpulkan sebesar USD144 juta pada awal Juli lalu untuk IPO-nya dan akan memfokuskan pencarian targetnya di kawasan Asia Tenggara.
(uka)
Lihat Juga :