Wapres: Vaksin Mandiri jadi Alternatif untuk Percepat Capai Target

Kamis, 25 Februari 2021 - 19:17 WIB
loading...
Wapres: Vaksin Mandiri...
Vaksinasi lansia. Foto/SINDOphoto/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan membagikan 3,5 juta dosis vaksin Covid-19 untuk swasta. Pembagian vaksin kepada swasta ini masuk dalam kategori gotong royong atau mandiri yang rencananya tersedia Maret 2021.

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, vaksinasi mandiri dilakukan dalam rangka untuk membantu mempercepat target vaksinasi. Namun menurutnya, proses vaksinasi mandiri ini juga tetap harus dilakukan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

(Baca juga: Inggris: Peluncuran Vaksin COVAX Langkah Besar untuk Akhiri Pandemi )

“Dan memang kita sedang ingin coba mencari alternatif-alternatif untuk mempercepat tercapainya target itu,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (25/2/2021).

Pemerintah sendiri menargetkan 182 juta penduduk Indonesia bisa disuntik vaksin dalam jangka waktu 15 bulan. Oleh karena itu, ditargetkan jumlah vaksin yang disuntikan kepada masyarakat bisa mencapai 1 juta per hari.

“Nah karena itu makin hari makin naik, makin hari makin naik, dan target kita adalah 1 juta per hari. Ini harus dicapai dan ini juga permintaan Presiden supaya itu diperoleh," jelasnya.

(Baca juga: Vaksin Gotong Royong, Erick Ingatkan Swasta Wajib Beli di BUMN )

Sementara, terkait isu sentimen penolakan terhadap vaksinasi, Wapres menampik hal tersebut. Menurut Wapres, animo masyarakat untuk melakukan vaksin cukup tinggi. “Saya melihat yang anti vaksin ini ya kayaknya makin hari makin kecil (menolak vaksin),” ucap Wapres.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Wapres Akui Pembangunan...
Wapres Akui Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia Belum Merata
Bahas Energi Nuklir,...
Bahas Energi Nuklir, Wapres Ingatkan Soal Peristiwa Chernobyl di Rusia dan Fukushima Jepang
Wapres Ma’ruf Optimistis...
Wapres Ma’ruf Optimistis Pasar Modal di Tahun 2024 Lebih Cerah
Wapres: Berbagai Kajian...
Wapres: Berbagai Kajian Prediksi RI Berpeluang Masuk 5 Besar Ekonomi Dunia
Lepas Ekspor Komoditas...
Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Rp12,45 Triliun, Wapres: Kita Tidak hanya Negara Pengimpor
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved