Suku Bunga Turun, Reksa Dana Jadi Pilihan Investasi Tepat

Jum'at, 26 Februari 2021 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Marsangap M Tamba menambahkan luasnya cakupan produk DIM menjadi salah satu kekuatan DIM dalam melayani kebutuhan investor dengan profil risiko berbeda.

Baca Juga: Mau Beli Reksa Dana? Begini Cara Mainnya

"Hal ini menuntut DIM sebagai Manajer Investasi menjalankan prinsip kehati-hatian dalam melakukan pemilihan underlying asset sesuai kebijakan investasi setiap produk," bebernya.

Sepanjang tahun 2020 jumlah dana kelolaan reksa dana di industri tetap tumbuh positif selama tahun 2020 meskipun di bawah 10%. Dari sisi jumlah investor, jumlah SID (Single Investor Identification) investor reksa dana tumbuh pesat sebesar 78% menjadi lebih dari 3 juta SID yang terutama dari investor ritel. Pertumbuhan ini merupakan dampak dari perkembangan perusahaan keuangan berbasis teknologi (fintek) yang semakin memudahkan akses berinvestasi reksa dana.

"DIM memandang pertumbuhan investor ini sebagai hal yang sangat positif. DIM berharap reksa dana tetap dapat tumbuh dalam berbagai kondisi pasar, khususnya dengan dukungan dari investor domestik. Sebagaimana perekonomian yang sehat, kita perlu memperkuat basis investasi domestik baik dari sisi jumlah nominal maupun jumlah investor. Melalui edukasi berkelanjutan serta dukungan teknologi sebagai katalis pertumbuhan, akan terbangun optimisme bahwa kita akan terus tumbuh lebih baik ke depannya," tutup Marsangap.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved