Dear Bunda, PGN Kini Jual Gas Tabung Bisa Bayar Sebulan Sekali

Jum'at, 26 Februari 2021 - 21:01 WIB
loading...
Dear Bunda, PGN Kini...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam rangka menjangkau lebih banyak pelanggan Gaslink di sektor komersial, PT Perusahaan Gas Negara Tbk melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) sebagai bagian dari Subholding Gas memperkenalkan skema penyaluran gas baru kepada pelanggan. Sebelumnya sistem penyaluran gas bumi melalui Compressed Natural Gas (CNG) untuk sektor industri dan komersial atau dikenal dengan Gaslink dilakukan dengan menyalurkan gas dari Gas Transport Module (GTM) ke peralatan penurunan tekanan dilengkapi dengan storage gas atau Pressure Reduction System (PRS) yang diletakkan di lokasi pelanggan. Kini Gagas memperkenalkan sistem Ganti Tabung atau dikenal dengan C-Cyl yang merupakan singkatan dari CNG Cylinder.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi di Kawasan Industri Kendal

Direktur Utama Gagas, Muhammad Hardiansyah menjelaskan bahwa C-Cyl merupakan hasil inovasi sekaligus sebagai respons dan bentuk adaptasi perusahaan di masa pandemi. Sistem ini menjadi jawaban bagi calon pelanggan yang ingin menggunakan Gaslink, tetapi terkendala kebutuhan gas bumi yang relative masih kecil dan atau memiliki lahan usaha yang terbatas.

"Gagas melihat pentingnya peranan UMKM dalam menopang kegiatan di sektor riil. Selain memiliki ketahanan yang lebih baik, UMKM juga berperan penting dalam proses pemulihan ekonomi pasca pandemi. Oleh karena itu, inovasi C-Cyl ini diharapkan bisa memberikan dukungan ke sektor UMKM yang masih menggunakan bahan bakar lain untuk beralih ke energi baik gas bumi yang lebih efisien, aman, ramah lingkungan dan fleksibel dengan kontrak volume pemakaian minimum yang lebih rendah," ujar Hardiansyah.

Bekerja sama dengan PT Unogas Teknologi Indonesia, skema penyaluran gas pada C-Cyl menggunakan tabung berisikan CNG seberat 20 - 50 kg yang dapat disimpan dan diganti sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Sama halnya dengan pelanggan Gaslink yang menggunakan skema penyaluran menggunakan GTM dan PRS, untuk menjaga keamanan penggunaan gas maka proses penggantian tabung akan tetap dilakukan oleh petugas. Selanjutnya tabung-tabung yang kosong akan diisi ulang di SPBG terdekat dari lokasi pelanggan.

Pengenalan pertama sistem C-Cyl ke pelanggan dimulai oleh Gagas pada pertengahan Februari lalu. Restoran Mlinjo yang berlokasi di Jakarta Barat menjadi pelanggan pertama yang menggunakan C-Cyl.

Ratna selaku pemilik dari Restoran Mlinjo mengaku sangat antusias dengan skema ini. Ratna telah menunggu untuk dapat menggunakan Gaslink, tetapi saat itu masih terkendala dengan lahan untuk penempatan PRS dan manuver GTM untuk melakukan pengisan ulang Gaslink.

Dengan C-Cyl, Ratna merasa sangat terbantu serta merasa aman dan nyaman dalam menggunakan gas bumi, karena penggunaannya tetap diawasi dan dibantu oleh petugas di lapangan. Selain itu, harganya yang bersaing menjadi salah satu pertimbangan Ratna untuk menggunakan Gaslink dengan sistem baru ini.

Yang membedakan Gaslink dengan sistem C-Cyl dengan skema ganti tabung pada umumnya adalah proses perhitungan pemakaian gas serta proses pembayaran oleh pelanggan. Sistem C-Cyl hanya akan memperhitungkan pemakaian pelanggan sesuai dengan jumlah gas yang mereka pakai.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Kutai Mulai Nikmati Jargas PGN

Perhitungan jumlah pemakaian gas dapat diperoleh melalui penimbangan masing-masing tabung yang akan digunakan oleh pelanggan di awal kedatangan tabung-tabung tersebut. Sedangkan untuk proses pembayaran pelanggan dengan skema C-Cyl akan mendapatkan tagihan setiap bulan, sesuai dengan jumlah gas yang telah dipakai. Jadi, sesuai dengan kampanye penggunaan Gaslink yang selama ini diperkenalkan oleh Gagas, cukup Bayar Yang Anda Gunakan.

"Pelanggan dikenakan perhitungan pembayaran pemakaian gas per bulan sebesar jumlah gas terpakai dikalikan dengan harga gas yang berlaku. Dengan segala fasilitas yang ada pada C-Cyl, pada prinsipnya inovasi yang upayakan oleh Gagas ditargetken agar seluruh pelanggan mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam menggunakan GasLink," tutup Hardiansyah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Distribusi Gas Tersendat...
Distribusi Gas Tersendat ke Sebagian Wilayah Jabar dan Sumatera, PGN Ungkap Penyebabnya
PGN Apresiasi Inisiatif...
PGN Apresiasi Inisiatif Pemerintah Luncurkan Kebijakan Swap Gas untuk Pasokan Gas Domestik
PGN Subholding Gas Pertamina...
PGN Subholding Gas Pertamina Garap Proyek Biomethane Plant Development
Subholding Gas Pertamina...
Subholding Gas Pertamina Utamakan Keamanan dan Keselamatan pada Program Pemanfaatan BBG untuk Kendaraan
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Dukung Program Transisi...
Dukung Program Transisi Energi Pertamina, PGN Optimalisasi Gas Bumi untuk Transportasi Darat dan Kapal Nelayan Tradisional
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Polisi Temukan Tabung...
Polisi Temukan Tabung Gas hingga Alat Motor di Bus ALS yang Tabrak Truk Tangki
122 Tabung Gas Tertawa...
122 Tabung Gas Tertawa 'Baby Whip' Disita BPOM
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved