Sudah Waktunya Keroyokan Bikin Bunga Kredit Bank Turun

Senin, 01 Maret 2021 - 20:38 WIB
loading...
Sudah Waktunya Keroyokan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan terus mengkomunikasikan masalah suku bunga yang masih tinggi. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, bunga kredit perbankan masih jauh dari yang seharusnya.

Posisi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sekarang berada di level 3,5%. Sementara bunga kredit perbankan seperti kredit pemilikan rumah (KPR) masih di atas 10%. ( Baca juga:Risiko Besar, Penerbitan Mata Uang Digital Butuh Persiapan Matang )

"Kita akan komunikasikan karena memang salah satu yang diminta kepada perbankan agar penurunan suku bunga BI dan lending rate bisa ditransmisikan pada konsumen," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (1/3/2021).

Airlangga mengharapkan industri perbankan mentransmisikan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) lebih cepat kepada konsumen. Tujuannya agar bunga kredit menjadi lebih rendah sehingga permintaan kembali naik.

"Karena memang salah satu yang diminta ke perbankan adalah agar penurunan BI rate dan lending rate bisa ditransmisikan ke konsumen," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tengah mengkaji kebijakan yang bisa mendorong penurunan suku bunga kredit di perbankan. ( Baca juga:Mulai Diuji Coba, Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Tarif Parkir Rp12.000 per Jam )

Saat ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) bersama dengan OJK memimpin kajian tentang penetapan suku kredit atau lending rate di perbankan.

"Kita memang di dalam pembahasan ini, antara BI, OJK dan LPS akan semakin meneliti apa yang disebut proses pembentukan penetapan lending rate di masing-masing bank," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved