Terungkap! Ini Alasan MNC Kapital (BCAP) Akuisisi AGCO
Rabu, 03 Maret 2021 - 14:41 WIB
loading...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan alasannya mengakusisi AGCO. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mayoritas saham Auerbach Grayson & Company LLC (AGCO). Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mencatat, ada dua alasan utama BCAP mengakuisisi saham AGCO. Kedua alasan adalah meningkatkan investasi di Indonesia. Dan kedua, membantu perusahaan Indonesia melakukan fundraising di luar negeri agar lebih cepat berkembang.
"Dua alasan utama pengambilalihan AGCO. Pertama membantu meningkatkan investasi di Indonesia dan kedua adakah membantu perusahaan Indonesia melakukan fundraising di luar negeri agar lebih cepat berkembang," ujar Hary dalam gelaran MNC Group Investor Forum 2021 Rabu (3/3/2021).
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo: Ekonomi RI Akan Segera Pulih
Akuisisi juga bertujuan untuk melengkapi jaringan distribusi kegiatan pasar modal MNC Sekuritas (placement dan broker saham), pasar utang, investment banking, riset dan online trading. Bahkan, tidak hanya di Indonesia namun dapat menjangkau komunitas investasi di tingkat global, terutama untuk wilayah Amerika Serikat (AS), Inggris dan Eropa.
AGCO adalah broker saham yang berpusat di New York, khususnya dalam perdagangan global dan riset mendalam secara eksklusif untuk para investor institusi Amerika Serikat. Sebelumnya, AGCO dimiliki oleh Beltone Financial Holding (BTFH.CA), sebuah bank investasi terkemuka yang berpusat di Mesir. Akuisisi ini akan bekerja sama dengan David Grayson, Co-Founder AGCO.
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo: MNC Group Dukung Pemulihan Ekonomi RI
Kesepakatan akuisisi telah diselesaikan setelah mendapat persetujuan dari Financial Industry Regulatory Authority (FINRA)Amerika Serikat. BCAP, melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Winfly Ltd menjadi pengendali saham AGCO, sedangkan Co-Founder AGCO, David Grayson membeli kembali sisa saham. "Dengan mengakuisisi saham AGCO, BCAP akan mendapatkan keuntungan dari kuatnya jaringan internasional AGCO serta akses ke 126 mitra lokal di seluruh dunia," katanya.
"Dua alasan utama pengambilalihan AGCO. Pertama membantu meningkatkan investasi di Indonesia dan kedua adakah membantu perusahaan Indonesia melakukan fundraising di luar negeri agar lebih cepat berkembang," ujar Hary dalam gelaran MNC Group Investor Forum 2021 Rabu (3/3/2021).
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo: Ekonomi RI Akan Segera Pulih
Akuisisi juga bertujuan untuk melengkapi jaringan distribusi kegiatan pasar modal MNC Sekuritas (placement dan broker saham), pasar utang, investment banking, riset dan online trading. Bahkan, tidak hanya di Indonesia namun dapat menjangkau komunitas investasi di tingkat global, terutama untuk wilayah Amerika Serikat (AS), Inggris dan Eropa.
AGCO adalah broker saham yang berpusat di New York, khususnya dalam perdagangan global dan riset mendalam secara eksklusif untuk para investor institusi Amerika Serikat. Sebelumnya, AGCO dimiliki oleh Beltone Financial Holding (BTFH.CA), sebuah bank investasi terkemuka yang berpusat di Mesir. Akuisisi ini akan bekerja sama dengan David Grayson, Co-Founder AGCO.
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo: MNC Group Dukung Pemulihan Ekonomi RI
Kesepakatan akuisisi telah diselesaikan setelah mendapat persetujuan dari Financial Industry Regulatory Authority (FINRA)Amerika Serikat. BCAP, melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Winfly Ltd menjadi pengendali saham AGCO, sedangkan Co-Founder AGCO, David Grayson membeli kembali sisa saham. "Dengan mengakuisisi saham AGCO, BCAP akan mendapatkan keuntungan dari kuatnya jaringan internasional AGCO serta akses ke 126 mitra lokal di seluruh dunia," katanya.
(nng)
Lihat Juga :