Jadikan Pertanian Tulang Punggung Bangsa Sesungguhnya

Kamis, 04 Maret 2021 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementrian Pertanian dan Kehutanan (Kementan) Kuntoro Boga Andri menegaskan, peningkatan daya beli petani menjadi fokus program kementan dalam mendorong perbaikan taraf hidup dari para petani. Program difokuskan pada peningkatan produksi berbasis pertanian maju, mandiri, dan modern, serta diikuti dengan kualitas pangan berdaya saing ekspor.

"Fungsi Kementan menjaga katahanan pangan nasional dalam kondisi aman dan terkendali, terutama saat pandemi Covid-19 saat ini. Kedepannya yang sedang kita targetkan adalah meningkatkan kesejahteraan petani sebagai agenda yang paling utama," ujarnya.

Baca juga: Menkop UKM Perkuat Kemitraan Koperasi dengan TaniHub dalam Menyerap Hasil Pertanian

Dia lantas menuturkan, program kerja Kementan tahun ini menyasar pada peningkatan ketahanan pangan dan nilai tambah ekspor. Ini dilakukan dengan meningkatkan produktivitas pertanian, di mana daerah yang mengalami defisit akan diberi perhatian yang lebih.

Langkah tersebut dinilai akan memberikan peningkatan pada kesejahteraan petani. Terlebih pada peningkatan nilai tukar petani (NTP) di awal tahun menjadi modal awal untuk mengawali kinerja sektor pertanian. Terlebih tahun ini masih dihadapi dengan pandemi.

Menurtnya, Kementan terus menjalankan berbagai program dan mengawal para petani di lapangan guna mengurangi kesenjangan antara harga di tingkat petani dan konsumen. Pemerintah selalu berupaya dalam pengendalian harga di tingkat petani maupun tingkat konsumen pun telah berdampak pada peningkatan daya beli petani.

"Di satu sisi, petani untung karena produk yang mereka hasilkan dibeli dengan harga tinggi. Mereka pun bisa membeli kebutuhan-kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," tambah Kuntoro.

Mengenai permasalahan mengenai harga pupuk yang mahal dan sulit dijangkau, Kuntoro menjelaskan, sebagai regulator, pemerintah sudah melakukan intervensi melalui harga-harga pupuk di level petani, sehingga tidak lagi memberatkan para petani.

Adapun food estate menjadi salah satu program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekita untuk menciptakan ketahanan pangan jangka panjang. Ia menambahkan, food estate merupakan konsep pengembangan pangan yang di dalamnya mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan di satu kawasan secara terintegrasi. Jadi bisa dikatakan food estate sebagai kawasan lumbung pangan.

"Pengembangan food estate sudah berlangsung sejak 2020, yaitu menyasar provinsi Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Lahan terbesar yang akan dibangun sebagai kawasan food estate adalah provinsi Kalimantan Tengah yaitu sebanyak 30.000 hektar. Selain itu, provinsi Sumatera Utara juga akan dibangun kawasan food estate yang difokuskan untuk komuditas hortikultura," ucapnya.

Pembangunan food estate sebagai kawasan lumbung pangan, diharapkan mampu memberikan solusi atas permasalahan ketergantungan petani terhadap alam. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna dapat membantu petani lebih banyak mengoptimalkan lahan sawahnya.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Rekomendasi
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Menko Polkam Ajak Semua...
Menko Polkam Ajak Semua Penegak Hukum Kedepankan Kepentingan Bangsa: Tidak Perlu Ada Suasana Memanas
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Infografis
Militer Israel akan...
Militer Israel akan Jadikan Tepi Barat seperti Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved