Terus Fokus di UMKM, BRI Masuk Daftar Perusahaan Kelas Dunia

Kamis, 04 Maret 2021 - 19:20 WIB
loading...
Terus Fokus di UMKM,...
BRI mendapat apresiasi dunia internasional terkait pencapaian core business-nya yakni membantu para UMKM bisa naik kelas dan berdaya saing global
A A A
JAKARTA - Gaung BRI sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkemuka tidak hanya terdengar di lingkup nasional dan regional semata. Dunia internasional kian mengakui dan mengapresiasi berbagai capaian BRI terutama berkaitan dengan core business-nya yakni menggarap segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan membantu para UMKM bisa naik kelas dan berdaya saing global.

Sejarah BRI adalah sejarah UMKM di Indonesia, filosofi ini yang terus dijaga oleh BRI hingga sekarang. Bahkan saat UMKM Indonesia diporakporandakan pandemi, perseroan sebagai partner strategis pemerintah terus berjuang dan fokus menyelamatkan UMKM melalui restrukturisasi, penyaluran stimulus, mendorong inklusi, dan literasi keuangan di berbagai penjuru negeri.

Hingga akhir Desember 2020, secara konsolidasian BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp938,37 triliun dimana 82,13 persen di antaranya disalurkan kepada UMKM.
Terus Fokus di UMKM, BRI Masuk Daftar Perusahaan Kelas Dunia

Tak heran jika kiprah BRI dalam menjalankan fungsi sebagai agent of development dan mitra strategis pemerintah untuk tetap menjaga kinerja tetap positif diapresiasi oleh Fortune. Pada 2018 silam BRI dinobatkan sebagai salah satu perusahaan yang berhasil mengubah dunia dalam daftar Fortune’s “Change The World”. Penghargaan ini ditujukan kepada perusahaan perusahaan yang memiliki kinerja positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Bahkan Forbes, salah satu majalah ekonomi terkemuka di dunia, mempublikasikan daftar perusahaan publik terbesar dengan tajuk Global 2000: The World's Largest Public Companies. BRI menempati peringkat tertinggi diantaranya. Ini menjadikan BRI menempati posisi tersebut untuk enam tahun berturut turut. Penghargaan ini merupakan salah satu apresiasi terhadap kinerja BRI dalam mendorong kemajuan UMKM yang berperan dalam menjaga roda perekonomian di Indonesia.

“Tantangannya sekarang adalah mencari sumber pertumbuhan baru. Strateginya yakni BRI akan fokus di dua area, pertama, yang eksisting kita naik kelaskan. Kedua, cari sumber pertumbuhan baru, yaitu mencari yang lebih kecil daripada mikro. BRI juga akan terus melakukan edukasi untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas, dari ultra mikro menjadi mikro, mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah dan seterusnya,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso.
Terus Fokus di UMKM, BRI Masuk Daftar Perusahaan Kelas Dunia

Sunarso menyebutkan supaya lebih fokus kepada UMKM, maka program yang paling pas yakni BRI harus terus melakukan gerakan financial inclusion.

"Maka kemudian target sasaran kita adalah nanti 90 persen financial inclusion itu harus dikuasai oleh BRI dan itulah kemudian kita bangun ekosistemnya, strukturnya, sistemnya sendiri dan kemudian kita bangun data basenya. Itu adalah syarat dan prasyarat untuk kita mentransformasi UMKM ini. Baik dari sisi UMKM-nya sendiri, maupun dari sisi banknya, lembaga yang mensupport UMKM. Supaya nanti kita bisa sama-sama berjalan berdasarkan cara kerja yang baru yang berbasis teknologi dan digital. Dan itu semua butuh integrasi data,” tuturnya.

Seluruh penghargaan yang diterima BRI merupakan bukti komitmen nyata BRI mengambil peran penting di tengah perekonomian Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved