Dapat Pendanaan Rp2,4 Triliun, SiCepat Bakal Kian Gesit Bantu UMKM

Jum'at, 05 Maret 2021 - 22:19 WIB
loading...
Dapat Pendanaan Rp2,4...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Memasuki kuartal pertama tahun 2021 ini, SiCepat Ekspres telah mendapatkan pendanaan dari sejumlah investor sebesar USD170 Juta atau sekitar Rp2,4 triliun. Angka itu merupakan pendanaan Series B terbesar di Asia Tenggara.

Sejumlah investor yang telah mendanai SiCepat Ekspres antara lain Falcon House Partners, Kejora Capital, DEG (the German Development Finance Institution), Asia Based Insurer, MDI Ventures (by Telkom Indonesia), Indies Capital, Pavilion Capital (Temasek Holdings Subsidiary), Tri Hill dan Daiwa Securities. Pendanaan yang diterima oleh SiCepat Ekspres ini untuk memperkuat posisi perusahaan ekspedisi dengan layanan logistik terintegrasi yang melayani e-commerce. ( Baca juga:Raih Pendanaan Seri B USD64,6 Juta, Xendit Makin Giat Dorong Digitalisasi UKM )

SiCepat juga merencanakan perluasan jaringan, seiring dengan berkembangnya pasar e-commerce. Layanan terintegrasi mereka juga senantiasa membantu perkembangan bisnis para UMKM, terutama yang memiliki produk-produk lokal.

"Agar di masa sulit seperti sekarang kami masih bisa bertahan dan berkembang, dengan memberikan beberapa layanan promosi dan tarif yang kompetitif,” jelas The Kim Hai, CEO SiCepat Ekspres, Jumat (5/3/2021).

Perusahaan yang telah membukukan laba tersebut akan melakukan investasi lebih lanjut dalam memperluas layanan logistik dan infrastrukturnya. Saat ini SiCepat Ekspres menyediakan layanan penjemputan (first-mile) & pengiriman (last-mile), pergudangan (fulfillment center), layanan pendukung perdagangan (commerce-enabling services), distribusi online dan logistik jarak menengah (middle-mile Logistic).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Hubungkan Inovator Lokal...
Hubungkan Inovator Lokal dengan Jaringan Modal Internasional di The 2026 Asia Grassroots Forum
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved