Wow! Jokowi Restui Asing Gali Harta Karun di Dasar Laut RI

Senin, 08 Maret 2021 - 19:46 WIB
loading...
Wow! Jokowi Restui Asing...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia membuka pintu bagi investor asing dan swasta untuk menggali harta karun di dasar laut RI. Adapun harta karun tersebut bisa berada di muatan kapal tenggelam (BMKT) maupun emas batangan yang berada di bawah laut Indonesia.

Regulasi tersebut diatur berdasarkan Peraturan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Meski begitu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan kebijakan tersebut jangan sampai merugikan negara.

"Kami (KKP), sendiri sampai saat ini sedang dalam proses untuk mengkaji, untuk membicarakannya secara internal," ujar Juru Bicara Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Muryadi kepada MNC Portal Indonesia, Senin (8/3/2021).

Baca Juga: Arkeolog Yunani Berburu Sisa Harta Karun Kapal Mentor di Pulau Kythera

Dia menuturkan pihaknya juga akan menelaah untuk memastikan dibukanya pengangkatan BMKT atau harta karun untuk asing tidak merugikan negara.

Baca Juga: NASA Bersiap Lakukan Eksplorasi Harta Karun di Asteroid Psyche 16

Kemudian, kata dia, KKP akan melakukan konsolidasi secaramendalam dan akan mengecek apa yang terjadi dan bagaimana seharusnya, kalau memang ada otoritas KKP di situ maka akan dilakukan kebijakan yang tepat. "Walaupun ada nilai komersialnya tapi tidak boleh merugikan negara," pungkas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Ambisi Trump Caplok...
Ambisi Trump Caplok Greenland Bakal Ubah Peta Energi Dunia? Ada Harta Karun Minyak Miliaran Barel
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved