Airlangga Ungkap Kapan PPKM Skala Mikro Berakhir
Senin, 08 Maret 2021 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
“Kita harap PPKM mikro dan vaksinasi ini berjalan beriringan, sehingga akan menekan kasus Covid-19 lebih rendah lagi, dan masyarakat bisa punya confidence untuk melakukan kegiatan ekonomi,” paparnya.
Baca Juga: PPKM Skala Mikro Bersambung hingga 22 Maret 2021, Bertambah Tiga Wilayah
Dia menjelaskan, dampak jangka pendek maupun dampak panjang dari penerapan PPKM Mikro bagi perekonomian nasional. "Tentu tujuannya adalah jangka panjang ini pertumbuhan ekonomi bisa masuk di angka 5 persen. Jangka pendek tentu tergantung kepada perkembangan dan aktivitas masyarakat dan kami sudah melihat bahwa dari segi mobility sudah relatif baik," katanya.
Sambung Airlangga menambahkan, PPKM mikro terbukti berhasil menekan kasus aktif dan peningkatan angka kesembuhan, dikombinasikan dengan vaksinasi diharapkan bisa menekan kasus lebih rendah lagi dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk kembali melakukan kegiatan ekonomi.
"Tentu kita berharap bahwa PPKM dan vaksinasi ini bisa berjalan dan beriringan, sehingga tentu akan menekan kasus lebih rendah lagi terutama fatality rate sehingga masyarakat bisa mempunyai confidence untuk ber kegiatan ekonomi," tandasnya.
Baca Juga: PPKM Skala Mikro Bersambung hingga 22 Maret 2021, Bertambah Tiga Wilayah
Dia menjelaskan, dampak jangka pendek maupun dampak panjang dari penerapan PPKM Mikro bagi perekonomian nasional. "Tentu tujuannya adalah jangka panjang ini pertumbuhan ekonomi bisa masuk di angka 5 persen. Jangka pendek tentu tergantung kepada perkembangan dan aktivitas masyarakat dan kami sudah melihat bahwa dari segi mobility sudah relatif baik," katanya.
Sambung Airlangga menambahkan, PPKM mikro terbukti berhasil menekan kasus aktif dan peningkatan angka kesembuhan, dikombinasikan dengan vaksinasi diharapkan bisa menekan kasus lebih rendah lagi dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk kembali melakukan kegiatan ekonomi.
"Tentu kita berharap bahwa PPKM dan vaksinasi ini bisa berjalan dan beriringan, sehingga tentu akan menekan kasus lebih rendah lagi terutama fatality rate sehingga masyarakat bisa mempunyai confidence untuk ber kegiatan ekonomi," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :