SDM Pengungkit Produktivitas Pertanian Terbesar
Selasa, 09 Maret 2021 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
Dedi menambahkan, semua negara maju pasti memiliki pertanian dan petani yang maju. Untuk itu, sangat penting peran sumber daya manusia petani dalam produktivitas pertanian.
“Peran SDM yang memberikan kontribusi pengungkit produktivitas terbesar di sektor pertanian. Misalnya di Israel yang mampu mengekspor produk pertanian ke mancanegara. Petani Israel juga mampu mengubah gurun sahara menjadi (lahan) hijau. Sekali lagi, itu karena SDM-nya,” terang Dedi.
(Baca juga:Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Terus Ikuti Pelatihan dan Pendidikan)
Program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), sambung Dedi, selain menjadi garda terdepan pembangunan pertanian, juga bertujuan mengoptimalisasi tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dengan menerapkan pertanian maju, mandiri, dan modern.
Kostratani juga mengutamakan pendekatan teknologi informasi (IT) dan mekanisasi pertanian serta menjalankan lima peran, yaitu pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring dan kemitraan.
(Baca juga:Penyuluh Pertanian harus Aktif Input dan Update Data Petani)
“Peran SDM yang memberikan kontribusi pengungkit produktivitas terbesar di sektor pertanian. Misalnya di Israel yang mampu mengekspor produk pertanian ke mancanegara. Petani Israel juga mampu mengubah gurun sahara menjadi (lahan) hijau. Sekali lagi, itu karena SDM-nya,” terang Dedi.
(Baca juga:Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Terus Ikuti Pelatihan dan Pendidikan)
Program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), sambung Dedi, selain menjadi garda terdepan pembangunan pertanian, juga bertujuan mengoptimalisasi tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dengan menerapkan pertanian maju, mandiri, dan modern.
Kostratani juga mengutamakan pendekatan teknologi informasi (IT) dan mekanisasi pertanian serta menjalankan lima peran, yaitu pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring dan kemitraan.
(Baca juga:Penyuluh Pertanian harus Aktif Input dan Update Data Petani)
Lihat Juga :