Pemerintah Harus Dukung Investor Masuk NTT
Kamis, 11 Maret 2021 - 19:30 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah (kanan). (Foto: Dok. Sindonews)
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Dedi Kurnia Syah menyayangkan mencuatnya persoalan Hypermart di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini menyatakan pemerintah seharusnya justru memfasilitasi pihak investor masuk ke NTT.
“Tak banyak investor yang mau menanamkan modalnya ke wilayah sulit seperti NTT. Para pemangku kepentingan harus mendukung investor agar nyaman. Merekalah yang menjadi penggerak ekonomi. Rakyat pun terbantu karena tercipta lapangan kerja,” ujar Dedi Kurnia Syah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (11/3).
(Baca juga:Kunjungi Suku Anak Dalam Jambi dan NTT, Risma: Kita Latih Gunakan Teknologi)
Seperti diberitakan, Kejaksaan Tinggi NTT tengah melakukan penyelidikan atas berdirinya Hypermart di Kupang. Kejaksaan menyatakan ada potensi kerugian negara dalam kerja sama itu.
Sementara, data yang diperoleh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, pembangunan Hypermart itu adalah upaya Pemkab Kupang untuk mendatangkan investor nasional.
“Tak banyak investor yang mau menanamkan modalnya ke wilayah sulit seperti NTT. Para pemangku kepentingan harus mendukung investor agar nyaman. Merekalah yang menjadi penggerak ekonomi. Rakyat pun terbantu karena tercipta lapangan kerja,” ujar Dedi Kurnia Syah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (11/3).
(Baca juga:Kunjungi Suku Anak Dalam Jambi dan NTT, Risma: Kita Latih Gunakan Teknologi)
Seperti diberitakan, Kejaksaan Tinggi NTT tengah melakukan penyelidikan atas berdirinya Hypermart di Kupang. Kejaksaan menyatakan ada potensi kerugian negara dalam kerja sama itu.
Sementara, data yang diperoleh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, pembangunan Hypermart itu adalah upaya Pemkab Kupang untuk mendatangkan investor nasional.
Lihat Juga :