PTBA Targetkan Produksi 29,5 Juta Ton di 2021

Jum'at, 12 Maret 2021 - 19:00 WIB
loading...
PTBA Targetkan Produksi...
Ilustrasi. FOTO/ANTARA
A A A
JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan kenaikan volume produksi dari 24,8 juta ton di 2020 menjadi 29,5 juta ton di 2021. Perseroan juga menargetkan kenaikan penjualan dari 26,1 juta ton di 2020 menjadi 30,7 ton di 2021.

"Kami berharap dengan melihat perkembangan pandemi dan juga vaksin, ekonomi pun akan mulai pulih sehingga berdampak terhadap batu bara baik ekspor maupun domestik," ujar Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (12/3/2021).

Dia melanjutkan, strategi penjualan akan tetap mengutamakan penjualan batu bara ke domestik untuk memenuhi kebutuhan PLN. "Sementara untuk batu bara kalori tinggi akan difokuskan untuk ekspor dengan tujuan negara Jepang, China, dan Taiwan," ungkapnya.

Baca juga: Limbah Batu Bara Dihapus dari Daftar Bahan Beracun, PTBA Happy

Sepanjang tahun 2020, PTBA mampu memproduksi 24,8 juta ton batu bara atau 99% dari target yang telah disesuaikan menjadi 25,1 juta ton. Kinerja angkutan batu bara juga menunjukkan performa yang terjaga dengan kapasitas angkutan batu bara tercatat mencapai 23,8 juta ton naik 3% dari target tahun ini. Serta kinerja penjualan batu bara yang terealisasi sebesar 26,1 juta ton atau naik 5% dari target 2020.

"Masih terjaganya kinerja operasional perusahaan sepanjang 2020 tak lain merupakan hasil dari penerapan operational excellence yang berkelanjutan dan perluasan pasar yang menjadi strategi perusahaan dalam menjalankan bisnis di tahun ini," jelas Arviyan.

Direktur Niaga PTBA Adib Ubaidillah mengatakan, target penjualan di tahun 2021 cukup tinggi dengan mempertimbangkan permintaan dan juga harga batu bara. "Di tahun 2021 kita melihat bahwa bisnis, industri di Indonesia maupun di luar sudah mulai bangkit kembali sehingga penggunaan dalam negeri juga semakin meningkat," ujarnya.

Baca juga: PTBA Pastikan Proyek Gasifikasi Tetap Berjalan

Menurut dia, permintaan untuk domestik pada triwulan I tahun 2021 cukup tinggi, demikian pula dengan ekspor. "Di samping permintaan yang cukup tinggi, saya kira kita harus memanfaatkan momentum kenaikan harga jual yang cukup baik dibandingkan tahun lalu. Upaya untuk mencapai targetnya terus kami lakukan. Mudah-mudahan target ini dapat kita capai," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Shakira Buka Piala Dunia...
Shakira Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler, Cetak Sejarah Baru di FIFA
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved