Diskusi di UMS, Menko Airlangga Beberkan Strategi Bangkitkan Sektor UMKM
Senin, 15 Maret 2021 - 00:26 WIB
loading...
A
A
A
Berbagai stimulus yang diberikan, yaitu subsidi bunga UMKM, bantuan produktif usaha mikro, subsidi IJP, penempatan dana pada bank, umum dan insentif pajak untuk restrukturisasi kredit dan dukungan lainnya.
Selain itu, kata Menko Airlangga, bantuan lain yang diberikan adalah Banpres produksi usaha mikro untuk pelaku usaha mikro yang sedang tidak menerima kredit perbankan dan program ini akan diperluas di tahun 2021.
"Pemerintah juga menjalankan kebijakan semi bansos Kartu Prakerja, dimana salah satunya peruntukannya adalah untuk sektor UMKM yang terdampak pandemi Covid. Selain itu juga ada program pelatihan yang diharapkan mereka bisa mendapatkan pekerjaan kembali atau membuka usaha sendiri," tambah Menko Airlangga.
Selain itu, Menko Airlangga menjelaskan, bahwa pemerintah mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia atau BBI. Gerakan ini bekerja sama dengan platform ecommerce pada 2020 lalu. Langkah ini berhasil mencapai target onboardingsebanyak 3,7 juta unit UMKM.
"Potensi digitalisasi Indonesia dimaksimalkan dan diproyeksikan nilai ekonomi digital di tahun 2025 sebesar 124 M, dan di tahun 2020 juga sudah mencapai 44 juta USD," tambahnya.
Sektor UMKM
Sementara itu sektor UMKM menjadi sangat sentral dalam perekonomian Indonesia. Terdapat 42,2 juta UMKM yang berkontribusi atau setara dengan 61 persen PDB. Kontribusi ini berada pada level 15 persen dari total ekspor.
Selain itu, kata Menko Airlangga, bantuan lain yang diberikan adalah Banpres produksi usaha mikro untuk pelaku usaha mikro yang sedang tidak menerima kredit perbankan dan program ini akan diperluas di tahun 2021.
"Pemerintah juga menjalankan kebijakan semi bansos Kartu Prakerja, dimana salah satunya peruntukannya adalah untuk sektor UMKM yang terdampak pandemi Covid. Selain itu juga ada program pelatihan yang diharapkan mereka bisa mendapatkan pekerjaan kembali atau membuka usaha sendiri," tambah Menko Airlangga.
Selain itu, Menko Airlangga menjelaskan, bahwa pemerintah mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia atau BBI. Gerakan ini bekerja sama dengan platform ecommerce pada 2020 lalu. Langkah ini berhasil mencapai target onboardingsebanyak 3,7 juta unit UMKM.
"Potensi digitalisasi Indonesia dimaksimalkan dan diproyeksikan nilai ekonomi digital di tahun 2025 sebesar 124 M, dan di tahun 2020 juga sudah mencapai 44 juta USD," tambahnya.
Sektor UMKM
Sementara itu sektor UMKM menjadi sangat sentral dalam perekonomian Indonesia. Terdapat 42,2 juta UMKM yang berkontribusi atau setara dengan 61 persen PDB. Kontribusi ini berada pada level 15 persen dari total ekspor.
Lihat Juga :