Selektif Salurkan Kredit, Laba Bersih BFI Finance Terkoreksi 1,4%

Selasa, 16 Maret 2021 - 13:17 WIB
loading...
Selektif Salurkan Kredit,...
BFI Finance membukukan laba bersih Rp701,59 miliar di tengah pandemi Covid-19. FOTO/DOK BFI
A A A
JAKARTA - PT BFI Finance Indonesia Tbk ( BFI Finance ) membukukan laba bersih tahun 2020 sebesar Rp701,59 miliar, terkoreksi sekitar 1,4% dibanding 2019. Koreksi laba bersih tersebut lebih baik dibanding rata-rata industri yang mengalami kontraksi laba hingga 61,2% sepanjang tahun lalu.

“Kami menyalurkan pembiayaan secara prudent dan selektif baik sebelum dan selama pandemi sehingga kami mampu mengontrol pemburukan kualitas piutang yang terjadi. Kami juga melakukan penyesuaian proses kerja dan recovery yang cepat dan terarah sehingga rasio NPF membaik di bawah rata-rata industri,” ujar Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya Selasa (16/02/2021).

Bcaa juga: Salurkan Kredit UMKM, BRI Agro Sasar Agen Payfazz

Pada laporan tahunan tersebut, BFI mencatatan rasio pembiayaan bermasalah ( Non-Performing Financing/NPF ) per 31 Desember 2020 sebesar 1,72%, lebih baik dari rata-rata industri dengan angka rasio 4,01%.

Meski selektif, kata Sudjono, perseroan memastikan akan tetap berkomitmen membantu masyarakat dalam aktivitas produksi dan konsumsi. Selain tu, BFI juga akan terus beradaptasi dan menjaga kesinambungan bisnisnya di tengah situasi perlambatan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Sepanjang tahun lalu, beragam upaya untuk mendukung stabilitas ekonomi salah satunya diimplementasikan lewat pelaksanaan restrukturisasi kredit. Terhitung sejak April - Agustus 2020, perusahaan melakukan relaksasi pembiayaan kepada konsumen yang terdampak pandemi.

Baca juga: Relaksasi PPN Bakal Gairahkan Lagi Sektor Properti

Data perusahaan menyebutkanb, per 31 Desember 2020, sisa nilai piutang yang direlaksasi mencapai Rp4,6 trilliun atau 33,1% dari nilai piutang pembiayaan yang dikelola, turun dari persentase tertinggi 35,5% di bulan September 2020.

Adapun tipe relaksasi yang paling banyak adalah penundaan pembayaran pokok angsuran dan perpanjangan tenor angsuran. Kendati Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak mewajibkan Perusahaan untuk membuat cadangan khusus atas kontrak-kontrak yang direstrukturisasi, namun BFI Finance telah membuat cadangan khusus atas kontrak-kontrak tersebut.

“Kami menyadari bahwa sebagian konsumen yang direstrukturisasi tidak akan mampu melanjutkan kewajiban angsuran dan akan meningkatkan kerugian kredit pada tahun depan. Oleh karena itu, kami telah mencatatkan provisi tambahan pada tahun ini sehingga diharapkan kinerja keuangan tahun mendatang tidak akan terbebani oleh kontrak relaksasi yang terjadi pada tahun 2020,“ ujar Sudjono.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Jungkook BTS Pamer Motor...
Jungkook BTS Pamer Motor Baru setelah Holigan Bike Challenge Viral
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved