Sistem Pasar Kerja Indonesia Belum Optimal, Ini Sebabnya

Selasa, 16 Maret 2021 - 13:24 WIB
loading...
Sistem Pasar Kerja Indonesia...
Kemenaker mengakui bahwa sistem pasar kerja Indonesia saat ini masih belum optimal. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengakui bahwa sistem pasar kerja saat ini masih belum optimal. Dibutuhkan banyak perbaikan untuk meningkatkan sistem pasar kerja nasional.

"Saya harus jujur mengatakan bahwa sistem pasar kerja kita saat ini belum optimal, masih diperlukan banyak perbaikan dan tentu dukungan termasuk dari Komisi IX," ujar Ida dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Selasa(16/3/2021).

Baca Juga: RUU Cipta Kerja Dinilai Sesuai Kebutuhan Pasar Kerja di Era Industri 4.0

Ida menambahkan, hasil studi Bappenas dan Bank Dunia (2020) menunjukkan bahwa Sistem Informasi Penilaian Kinerja (SIPK) Indonesia saat ini masih berada pada tingkat dasar menuju menengah. Hal ini dibandingkan dengan Worknet (SIPK Korea Selatan) yang sudah berada pada level advanced.

"Ada beberapa hal yang belum dimiliki dalam sistem pasar kerja Indonesia, yakni sumber data di luar survei dan digunakan untuk menghasilkan intelijen pasar kerja, memberikan data dan layanan kepada pengguna yang berbeda, termasuk layanan langsung yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna," ungkapnya.

Baca Juga: Forkip Minta Keterbukaan Informasi soal KLB Deliserdang ke Moeldoko

Selain itu, hal yang lain yang belum dimiliki adalah beberapa sub sistem informasi dan sarana digital yang digunakan untuk menyediakan informasi mutakhir (real-time) berdasarkan Big Data. Sistem ini juga masih memerlukan aktor publik dan swasta untuk menjadi produser dan pengguna data dan layanan.

"Fungsi yang perlu dikembangkan adalah memberikan informasi pasar kerja dasar menggunakan indikator statistik, ditambah data dari survei nasional dan data administrasi, serta melibatkan lebih banyak aktor publik seperti dalam sistem pendidikan, job counseling, jaminan sosial, kantor statistik, dan pendaftaran perusahaan," pungkas Ida.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Pemerintah Kaji Perusahaan...
Pemerintah Kaji Perusahaan Ikut Tanggung 30% Uang Saku Peserta Magang
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Link Daftar Pelatihan...
Link Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Benefitnya
LSP Untar Diresmikan,...
LSP Untar Diresmikan, Perkuat Daya Saing Lulusan di Pasar Kerja Global
Bisa Daftar Magang Digaji...
Bisa Daftar Magang Digaji Rp3,3 Juta Pakai SKL? Ini Penjelasan Resmi Kemnaker
Rekomendasi
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Berita Terkini
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026,AM MortarBangun Interaksi dengan Pelanggan
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved