Incar Pasar Eropa, SBAT Gandeng Perusahaan AS

Rabu, 17 Maret 2021 - 07:24 WIB
loading...
Incar Pasar Eropa, SBAT...
PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) bekerja sama dengan LDA Capital untuk memuluskan rencananya menembus pasar Eropa. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) hari ini resmi menandatangani perjanjian investasi dengan grup investasi alternatif global asal Amerika Serikat, LDA Capital.

Sebagai perusahaan tekstil pertama di Indonesia yang menggunakan limbah tekstil sebagai bahan baku utama untuk membuat benang, SBAT sukses mengekspor produknya ke 25 negara di seluruh dunia. Perusahaan ini juga baru saja melakukan pencatatan di bursa saham Indonesia sejak April 2020 lalu.

Baca Juga: Kejayaan Industri Tekstil Tergerus Kebijakan Pemerintah dan Impor China

PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk dan LDA Capital mencapai kesepakatan komitmen yang nilainya setara dengan Rp125 miliar. Investasi ini sangat penting bagi SBAT, terutama ketika mereka terus mengembangkan usahanya untuk menjangkau pasar Eropa.

"Sejak tahun 2019, produk utama kami, benang untuk sarung tangan telah berhasil menembus pasar Eropa. Setiap tahun, kami mendapat permintaan dari negara -negara baru di Eropa, seperti Rusia, Estonia, dan Bosnia & Herzegovina. Sayangnya, kami harus menolak beberapa permintaan tersebut karena keterbatasan kapasitas produksi saat ini," ujar Direktur Utama PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk Jefri Junaedi, di Jakarta, Rabu (17/3/2021).

Baca Juga: Moeldoko Mundur dari KSP karena Demokrat, Pengamat Bilang Tidak Impas

LDA Capital telah dikenal mengabdikan karir mereka dalam transaksi lintas batas internasional. Bermodalkan pengalaman lebih dari 200 transaksi di pasar saham dan swasta di 42 negara, nilai transaksi agregat LDA Capital mencapai lebih dari USD10 miliar.

Melihat rekam jejak tersebut, SBAT percaya kerja sama ini akan menjadi terobosan baru bagi perusahaan. "Kerja sama dengan LDA Capital ini akan menjadi sebuah terobosan baru bagi PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk demi menambah lebih banyak lagi kapasitas produksi dan meningkatkan pangsa pasar kami di negara maju seperti Eropa," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Rekomendasi
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved