Tambahan 20 Penyalur BBM Satu Harga Sedang Disiapkan
Rabu, 17 Maret 2021 - 10:47 WIB
loading...
Saat ini 20 titik BBM Satu Harga sedang memasuki tahap persiapan dan akan segera memasuki tahap uji operasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus memperluas jangkauan program BBM Satu Harga di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) agar harga BBM yang diterima masyarakat lebih terjangkau.
Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation PT Pertamina, Agus Suprijanto mengatakan, Pertamina sedang mempersiapkan tambahan titik lembaga penyalur BBM Satu Harga yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulutgo, Sultengbar, Maluku Utara dan Papua.
Baca Juga: Kado HUT ke-63, Pertamina Tuntaskan Target BBM Satu Harga di 243 Titik
Pembangunan titik baru BBM Satu Harga merupakan bagian dari target 76 titik yang akan dipercayakan pemerintah kepada Pertamina pada tahun 2021.
"Saat ini 20 titik sedang memasuki tahap persiapan dan akan segera memasuki tahap uji operasi. Ke-20 titik BBM Satu Harga tersebut tersebar di Nusa Tenggara Barat ( 2 titik), Nusa Tenggara Timur (7 titik), Kalimantan Barat (3 titik), Kalimantan Timur (1 titik), Sulutgo (1 titik), Sultengbar (1 titik), Maluku Utara (2 titik) dan Papua (3 titik)," jelas Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021).
Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation PT Pertamina, Agus Suprijanto mengatakan, Pertamina sedang mempersiapkan tambahan titik lembaga penyalur BBM Satu Harga yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulutgo, Sultengbar, Maluku Utara dan Papua.
Baca Juga: Kado HUT ke-63, Pertamina Tuntaskan Target BBM Satu Harga di 243 Titik
Pembangunan titik baru BBM Satu Harga merupakan bagian dari target 76 titik yang akan dipercayakan pemerintah kepada Pertamina pada tahun 2021.
"Saat ini 20 titik sedang memasuki tahap persiapan dan akan segera memasuki tahap uji operasi. Ke-20 titik BBM Satu Harga tersebut tersebar di Nusa Tenggara Barat ( 2 titik), Nusa Tenggara Timur (7 titik), Kalimantan Barat (3 titik), Kalimantan Timur (1 titik), Sulutgo (1 titik), Sultengbar (1 titik), Maluku Utara (2 titik) dan Papua (3 titik)," jelas Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021).
Lihat Juga :