Rupiah Lunglai Ditekuk Dolar AS, Intip Penyebabnya
Rabu, 17 Maret 2021 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, maka risiko yang perlu dikhawatirkan adalah cuaca ekstrim, kegagalan tindakan iklim dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia. Untuk menghindari hal tersebut maka pemerintah sepertinya tidak punya pilihan lain, selain pulih lebih cepat.
"Pemulihan ini kan salah satu fungsinya adalah confident masyarakatnya pulih dalam aktivitas ekonomi, mulai dari konsumsi, investasi, belanja rumah tangga, dan lain-lain. Sehingga ancaman besar tersebut tidak melanda ekonomi tanah air. Khususnya untuk jangka pendek dan menengah," terangnya.
Baca juga: Menkumham Sebut Bupati Terpilih Sabu Raijua Ingin Batalkan Kewarganegaraan Amerika
Selain itu Bank Indonesia harus bisa memanfaatkan situasi seperti ini dengan strategi bauran ekonominya guna untuk bisa menstabilkan mata uang rupiahnya. "Kebijakan tersebut bukan fokus ke menurunkan suku bunga acuan tetapi tetap melakukan intervensi di pasar obligasi dan valas di perdagangan DNDF," tandasnya.
Sedangkan untuk perdagangan Kamis (18/3), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat di rentang Rp14.400 - Rp14.450 per dolar AS.
"Pemulihan ini kan salah satu fungsinya adalah confident masyarakatnya pulih dalam aktivitas ekonomi, mulai dari konsumsi, investasi, belanja rumah tangga, dan lain-lain. Sehingga ancaman besar tersebut tidak melanda ekonomi tanah air. Khususnya untuk jangka pendek dan menengah," terangnya.
Baca juga: Menkumham Sebut Bupati Terpilih Sabu Raijua Ingin Batalkan Kewarganegaraan Amerika
Selain itu Bank Indonesia harus bisa memanfaatkan situasi seperti ini dengan strategi bauran ekonominya guna untuk bisa menstabilkan mata uang rupiahnya. "Kebijakan tersebut bukan fokus ke menurunkan suku bunga acuan tetapi tetap melakukan intervensi di pasar obligasi dan valas di perdagangan DNDF," tandasnya.
Sedangkan untuk perdagangan Kamis (18/3), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat di rentang Rp14.400 - Rp14.450 per dolar AS.
(ind)
Lihat Juga :